Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Improving Arabic Speaking Skills through Role Play Based on Al-Arabiyyah Baina Yadaik Dialogues in a Tahfidz Institution Nurul Izzah Mujahidah; Muhammad Ridwan; Haeruddin Haeruddin; Andi Agussalim
Journal of General Education and Humanities Vol. 5 No. 3 (2026): June
Publisher : MASI Mandiri Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58421/gehu.v5i3.1339

Abstract

This study examines how Arabic-speaking skills in non-formal education, such as tahfidz institutions, can be improved through role-play based on dialogues from the book Al-Arabiyyah Baina Yadaik. The study aims to foster more student-centered, collaborative, and active learning at Rumah Tahfidz Asy-Syifaa Gowa, where the textbook has not yet been used optimally to support speaking practice. A Classroom Action Research (CAR) design using the Kemmis & McTaggart model was employed with 10 students. Data were collected through structured observation using a 1–5 Likert scale of eight speaking aspects (fluency, pronunciation, vocabulary, structure, confidence, interaction, expression, and collaboration), student questionnaires, and documentation. Quantitative descriptive analysis showed that the mean speaking scores increased gradually from 22.6 in the pre-cycle to 31.6 in Cycle I and 35.1 in Cycle II. The percentage of students achieving the “good” category increased from 0% to 100%, with 80% of students scoring ≥32. Student responses were positive, with 90% in the “good” category. These findings suggest that role-play using Al-Arabiyyah Baina Yadaik dialogues was associated with improved Arabic-speaking skills in this classroom context. This approach offers a practical strategy for fostering active speaking practice in similar non-formal Arabic learning settings.
Makna Dalam Lirik Lagu Ya Habiba Ya Falastin Karya Maher Zain Analisis Semiotika Roland Barthes Amalia Dzulqaidah; Sitti Wahidah Masnani; Andi Agussalim; Muhammad Ridwan
Jurnal Sarjana Ilmu Budaya Vol. 6 No. 02 (Mei) (2026): Jurnal Sarjana Ilmu Budaya
Publisher : Departemen Sastra Asia Barat, Fakultas Ilmu budaya, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12259/jsib.v6i02 (Mei).52719

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna yang terkandung dalam lirik lagu “Ya Habiba Ya Falastin” karya Maher Zain dengan menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Lagu ini tidak hanya mengekspresikan cinta terhadap Palestina, tetapi juga sarat dengan simbol perlawanan, penderitaan, dan harapan akan kemerdekaan. Pendekatan Barthes diterapkan untuk menganalisis makna pada tiga tingkat: denotatif (makna literal), konotatif (makna emosional dan kultural), dan mitos (ideologi yang tersembunyi). Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi terhadap lirik sebagai data primer. Hasil analisis menunjukkan bahwa lagu ini membentuk konstruksi ideologis dan spiritual di mana Palestina tidak hanya hadir sebagai tempat geografis, melainkan sebagai simbol kolektif perjuangan umat. Lagu ini juga menampilkan narasi mitologis tentang keberanian, ketabahan, dan identitas, serta menegaskan musik sebagai media yang efektif dalam menyuarakan isu kemanusiaan dan perlawanan. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap kajian sastra Arab modern, khususnya dalam mengungkap relasi antara bahasa, simbol, dan ideologi dalam teks lagu Arab kontemporer.