Taekwondo merupakan salah satu cabang olahraga bela diri yang menempatkan teknik tendangan sebagai komponen dominan dalam sistem penilaian pertandingan. Kecepatan tendangan menjadi unsur krusial karena menentukan efektivitas serangan, kemampuan mengungguli reaksi lawan, serta peluang perolehan poin. Penelitian ini dilakukan selama 2 bulan, menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimen dengan desain one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh atlet aktif Koramil Soe. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria atlet berusia 13 – 18 tahun, memiliki pengalaman latihan minimal 1 tahun, dan tidak sedang mengalami cedera pada saat penelitian. Sampel penelitian berjumlah 12 orang. Hasil penelitian menunjukkan. Rata-rata waktu tendangan menurun dari 6,20 detik (pretest) menjadi 4,85 detik (posttest), dengan selisih rata-rata sebesar 1,35 detik. Hasil uji menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest. Nilai t hitung sebesar 8,327 juga menunjukkan bahwa latihan ladder drill memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan kecepatan tendangan atlet. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan, dapat disimpulkan bahwa latihan keterampilan Footwork (Ladder Drill) memberikan pengaruh yang signifikan terhadap Kecepatan Tendangan Atlet Taekwondo Koramil Soe. Hasil pengukuran menunjukkan adanya penurunan waktu rata-rata dari 6,20 detik pada pretest menjadi 4,85 detik pada posttest, yang berarti terjadi peningkatan kecepatan tendangan setelah mengikuti program latihan secara sistematis selama 2 bulan.