Yohanes A. M. Seran
Institut Pendidikan Soe

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Latihan Keterampilan Footwork (Ladder Drill) terhadap Kecepatan Tendangan Atlet Taekwondo Koramil Soe Yohanes A. M. Seran; Sam Nubatonis; Novika A.Y Indu; Egi Arkian Lein
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/kejaora.v11i1.7782

Abstract

Taekwondo merupakan salah satu cabang olahraga bela diri yang menempatkan teknik tendangan sebagai komponen dominan dalam sistem penilaian pertandingan. Kecepatan tendangan menjadi unsur krusial karena menentukan efektivitas serangan, kemampuan mengungguli reaksi lawan, serta peluang perolehan poin. Penelitian ini dilakukan selama 2 bulan, menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimen dengan desain one group pretest-posttest design.  Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh atlet aktif Koramil Soe.  Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria atlet berusia 13 – 18  tahun, memiliki pengalaman latihan minimal 1 tahun, dan tidak sedang mengalami cedera pada saat penelitian. Sampel penelitian berjumlah 12 orang. Hasil penelitian menunjukkan. Rata-rata waktu tendangan menurun dari 6,20 detik (pretest) menjadi 4,85 detik (posttest), dengan selisih rata-rata sebesar 1,35 detik. Hasil uji menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest. Nilai t hitung sebesar 8,327 juga menunjukkan bahwa latihan ladder drill memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan kecepatan tendangan atlet. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan, dapat disimpulkan bahwa latihan keterampilan Footwork (Ladder Drill) memberikan pengaruh yang signifikan terhadap Kecepatan Tendangan Atlet Taekwondo Koramil Soe. Hasil pengukuran menunjukkan adanya penurunan waktu rata-rata dari 6,20 detik pada pretest menjadi 4,85 detik pada posttest, yang berarti terjadi peningkatan kecepatan tendangan setelah mengikuti program latihan secara sistematis selama 2 bulan.
Permainan Tradisional Sagu Alu sebagai Media Pembelajaran Penjas untuk Meningkatkan Life Skill Siswa Sekolah Dasar Figinus Konradus Dawi; Yohanes A. M. Seran; Jullio Elyxandro Tamelan; Andini Fransiska Dhapa Saka
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 11 No 2 (2026): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/kejaora.v11i2.8644

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan permainan tradisional Sagu Alu sebagai media pembelajaran Pendidikan Jasmani terhadap peningkatan life skill siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan Quasi Experimental Design tipe The Matching-Only Pretest-Posttest Control Group Design. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa kelas VI SD Negeri Aenut, Kabupaten TTS, yang dibagi menjadi kelompok kontrol (10 siswa) dan kelompok eksperimen (10 siswa). Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Life Skills Scale for Sport (LSSS) yang mencakup 8 komponen life skill dengan 47 item. Teknik analisis data menggunakan uji Independent Sample T-Test dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata posttest kelas eksperimen (88,60) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (79,10) dengan nilai signifikansi p = 0,001 (p < 0,05). Perhitungan N-Gain menunjukkan kelas eksperimen berada pada kategori tinggi (0,78), sedangkan kelas kontrol kategori sedang (0,59). Permainan Sagu Alu terbukti lebih efektif karena mengandung unsur kompetisi sehat, interaksi sosial langsung, aktivitas fisik terkoordinasi, pengambilan keputusan cepat, serta nilai kearifan lokal yang mengembangkan teamwork, goal setting, time management, intrapersonal communication, social skills, leadership, problem solving, dan decision making. Disimpulkan bahwa penerapan permainan tradisional Sagu Alu efektif terhadap peningkatan life skill siswa sekolah dasar dan lebih unggul dibandingkan metode konvensional.