Kenagarian Panampuang terletak di Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat, dengan jarak sekitar ±100 km dari ibu kota kabupaten. Nagari ini merupakan salah satu dari tujuh nagari di Kecamatan Ampek Angkek yang berbatasan dengan Kecamatan Tilatang Kamang di utara, Kecamatan Baso di selatan, Kecamatan Canduang di timur, dan Kota Bukittinggi di barat. Secara geografis wilayah ini berada pada ketinggian 600–1000 m dpl di lereng Gunung Merapi, dengan kondisi topografi yang bervariasi dari dataran hingga perbukitan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (2025), Kecamatan Ampek Angkek memiliki luas wilayah sekitar 33,53 km² dengan jumlah penduduk 43.328 jiwa. Sementara itu, Nagari Panampuang memiliki luas wilayah sekitar 770 km² dengan jumlah penduduk 8.421 jiwa atau 1.956 kepala keluarga. Wilayah ini memiliki suhu udara berkisar antara 20–29°C, kelembapan rata-rata 88%, serta curah hujan tinggi sekitar 3500–4500 mm/tahun tanpa bulan kering. Sebagian besar masyarakat bermata pencaharian sebagai petani. Dalam beberapa tahun terakhir, budidaya jamur tiram mulai berkembang sebagai usaha sampingan karena kondisi iklim yang sangat mendukung. Usaha ini dinilai memiliki potensi ekonomi yang baik untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku usaha dalam teknik budidaya jamur tiram yang tepat agar menghasilkan produksi dan kualitas yang lebih baik. Selain itu, jamur tiram juga memiliki nilai gizi tinggi, terutama kandungan protein dan serat, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan substitusi dalam berbagai produk olahan seperti nugget, bakso, dan abon. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan terkait budidaya jamur tiram serta pengolahan nugget jamur sebagai produk agroindustri. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kualitas dan produksi jamur tiram serta munculnya produk olahan nugget jamur tiram sebagai peluang usaha agroindustri bagi masyarakat.