Mei putri crismayanti
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Kelekatan Dengan Orang Tua Pada Remaja Dengan Pengalaman Trauma Masa Kecil Mei putri crismayanti; Mohamad Fikriyanto H.Kilo
Jurnal Kesehatan Bhakti Husada Vol 11 No 1 (2025): JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA
Publisher : Jurnal Kesehatan Bhakti Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37848/jurnal.v11i1.229

Abstract

Abstrak Pendahuluan: Kekerasan yang dialami pada masa kecil akan menimbulkan masa krisis saat seseorang berusia remaja. Masa krisis yang muncul merupakan kelekatan orang tua dan anak. Beberapa remaja menjadi semakin mengalami krisis atau permasalahan ketika pada masa kanak- kanak mengalami suatu peristiwa yang tidak menyenangkan bahkan trauma. Pengalaman traumatis pada masa kanak-kanak akan memberikan dampak pada kedekatan orang tua. Tujuan: Mengeksplorasi secara mendalam tentang pengalaman hubungan kelekatan dengan orang tua pada remaja dengan pengalaman trauma masa kecil. Metode Penelitian: penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode pendekatan studi fenomenologi. untuk mengeksplor pengalaman gangguan kelekatan dengan orang tua: kehidupan yang dialami oleh remaja dengan pengalaman masa kecil yang merugikan. Dalam penelitian ini melibatkan tiga mahasiswa sebagai partisipan. Pemilihan partisipan dalam penelitian ini dilakukan dengan dengan Snowball Sampling dengan kriteria Partisipan merupakan mahasiswa aktif di salah satu Universitas di Semarang yang pernah mengalami trauma masa kecil, komunikatif, partisipan mampu menyampaikan pendapat dan pengalaman yang pernah dialami, bersedia menjadi partisipan yang dinyatakan secara verbal dan menandatangani pernyataan dalam form informed consent. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu peneliti itu sendiri, alat perekam (voice recorder) untuk merekam hasil wawancara dengan partisipan dan field note untuk mengidentifikasi respon non-verbal dan situasi selama proses wawancara berlangsung dan pedoman wawancara mendalam yang disusun berdasarkan tujuan penelitian. Hasil: Didapatkan hasil 3 tema utama yaitu Hilangnya kepercayaan perasaan marah dan benci, perasaan emosional terhadap trauma masa kecil, dan hubungan orang tua dan anak untuk Hilangnya kepercayaan perasaan marah dan benci terbagi menjadi dua sistensi tema yaitu Hilangnya kepercayaan dan Hilangnya perasaan marah dan benci. Sementara untuk perasaan emosional terhadap trauma masa kecil terbagi menjadi dua sistensi tema, yakin perasaan emosional dan trauma masa kecil dan yang terakhir hubungan orang tua dan anak terdapat satu sistensi tema yaitu hubungan orang tua dan anak. Kesimpulan: Berdasarkan hasil dan pembahasan dari penelitian ini menunjukkan bahwa partisipan dalam penelitian ini memiliki kelekatan yang baik dengan orang tua walaupun masih ada emosi yang dipendam. Kata kunci: Hubungan kelekatan, Orang tua, Remaja, trauma masa kecil
Penerapan Kompres Jahe Hangat Pada Lansia Dengan Nyeri Sendi Indra Wijaya; Asep Widi Solih Setiawan; Rina Libranty; Mei Putri Crismayanti
Jurnal Kesehatan Bhakti Husada Vol 12 No 1 (2026): JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA
Publisher : LPPM STIKes BHAKTI HUSADA CIKARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37848/jkb.v12i1.273

Abstract

Joint pain is a common health problem in the elderly and can reduce quality of life and the ability to perform daily activities. One non-pharmacological intervention that can be used is a warm ginger compress, which has an anti-inflammatory effect and provides a warm sensation to reduce pain. This study aims to determine the application of warm ginger compresses in reducing joint pain in the elderly. The research design used a descriptive method with a case study approach through nursing care. The population was elderly people with joint pain in Bulusari Village, Sayung, Demak, with a sample of 2 respondents selected using a purposive sampling technique. Data collection techniques were carried out through interviews, observations, and physical examinations with pain scale measurements before and after the intervention. The warm ginger compress intervention was given for 3 days, each for 20 minutes. The results showed a decrease in the pain scale in both respondents, where the first respondent experienced a decrease from a scale of 7 to 5, and the second respondent from a scale of 5 to 2. This indicates that warm ginger compresses are effective in reducing the intensity of joint pain in the elderly. The conclusion of this study is that warm ginger compresses can be used as a simple and effective non-pharmacological therapy to reduce joint pain. It is recommended that families and healthcare professionals utilize this therapy as an alternative treatment for joint pain in the elderly, and that future researchers conduct studies with larger sample sizes and more robust methods
Hubungan Kelekatan Dengan Orang Tua Pada Remaja Dengan Pengalaman Trauma Masa Kecil Mei putri crismayanti; Mohamad Fikriyanto H.Kilo
Jurnal Kesehatan Bhakti Husada Vol 11 No 1 (2025): JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA
Publisher : LPPM STIKes BHAKTI HUSADA CIKARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37848/jurnal.v11i1.229

Abstract

Abstrak Pendahuluan: Kekerasan yang dialami pada masa kecil akan menimbulkan masa krisis saat seseorang berusia remaja. Masa krisis yang muncul merupakan kelekatan orang tua dan anak. Beberapa remaja menjadi semakin mengalami krisis atau permasalahan ketika pada masa kanak- kanak mengalami suatu peristiwa yang tidak menyenangkan bahkan trauma. Pengalaman traumatis pada masa kanak-kanak akan memberikan dampak pada kedekatan orang tua. Tujuan: Mengeksplorasi secara mendalam tentang pengalaman hubungan kelekatan dengan orang tua pada remaja dengan pengalaman trauma masa kecil. Metode Penelitian: penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode pendekatan studi fenomenologi. untuk mengeksplor pengalaman gangguan kelekatan dengan orang tua: kehidupan yang dialami oleh remaja dengan pengalaman masa kecil yang merugikan. Dalam penelitian ini melibatkan tiga mahasiswa sebagai partisipan. Pemilihan partisipan dalam penelitian ini dilakukan dengan dengan Snowball Sampling dengan kriteria Partisipan merupakan mahasiswa aktif di salah satu Universitas di Semarang yang pernah mengalami trauma masa kecil, komunikatif, partisipan mampu menyampaikan pendapat dan pengalaman yang pernah dialami, bersedia menjadi partisipan yang dinyatakan secara verbal dan menandatangani pernyataan dalam form informed consent. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu peneliti itu sendiri, alat perekam (voice recorder) untuk merekam hasil wawancara dengan partisipan dan field note untuk mengidentifikasi respon non-verbal dan situasi selama proses wawancara berlangsung dan pedoman wawancara mendalam yang disusun berdasarkan tujuan penelitian. Hasil: Didapatkan hasil 3 tema utama yaitu Hilangnya kepercayaan perasaan marah dan benci, perasaan emosional terhadap trauma masa kecil, dan hubungan orang tua dan anak untuk Hilangnya kepercayaan perasaan marah dan benci terbagi menjadi dua sistensi tema yaitu Hilangnya kepercayaan dan Hilangnya perasaan marah dan benci. Sementara untuk perasaan emosional terhadap trauma masa kecil terbagi menjadi dua sistensi tema, yakin perasaan emosional dan trauma masa kecil dan yang terakhir hubungan orang tua dan anak terdapat satu sistensi tema yaitu hubungan orang tua dan anak. Kesimpulan: Berdasarkan hasil dan pembahasan dari penelitian ini menunjukkan bahwa partisipan dalam penelitian ini memiliki kelekatan yang baik dengan orang tua walaupun masih ada emosi yang dipendam. Kata kunci: Hubungan kelekatan, Orang tua, Remaja, trauma masa kecil