R.A. Dessy Indraningsih
Universitas Strada Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi Penggunaan Apd Pada Tenaga Kesehatan Di Rsud Ar Rozy Kota Probolinggo: Pengabdian Novita Ana Anggraini; R.A. Dessy Indraningsih
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6020

Abstract

Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) merupakan komponen penting dalam upaya pencegahan dan pengendalian infeksi di fasilitas pelayanan kesehatan. Namun, kepatuhan tenaga kesehatan dalam penggunaan APD masih belum optimal, yang dipengaruhi oleh keterbatasan pengetahuan, keterampilan, serta rendahnya kesadaran terhadap risiko infeksi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kepatuhan tenaga kesehatan dalam penggunaan APD di RSUD Ar Rozy Kota Probolinggo. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan dengan pendekatan partisipatif melalui ceramah, demonstrasi, dan simulasi praktik penggunaan serta pelepasan APD (donning dan doffing). Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan, serta observasi langsung untuk menilai keterampilan peserta dalam menggunakan APD secara benar. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan tenaga kesehatan setelah diberikan edukasi. Terjadi peningkatan kesadaran dan kepatuhan dalam penggunaan APD selama proses pelayanan kesehatan. Peserta juga menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam menerapkan prosedur penggunaan dan pelepasan APD sesuai standar Pencegahan dan Pengendalian Infeksi. Edukasi penggunaan APD terbukti efektif dalam meningkatkan perilaku tenaga kesehatan dalam pencegahan infeksi. Kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam menurunkan risiko infeksi nosokomial serta meningkatkan keselamatan kerja dan mutu pelayanan kesehatan secara berkelanjutan di rumah sakit.