Afriyani Elizabet Sitorus
Universitas Negeri Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Rasio Upah Rata-Rata Per Jam Pekerja Menurut Jenis Kelamin dan Rata Rata Lama Sekolah Terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di Provinsi Sumatera Utara: Penelitian Alexa Angelica Nababan; Afriyani Elizabet Sitorus; Muammar El Zaidan; Jessica Simanungkalit; Nela Permata Sari Lubis; Muhammad Alhasymi Matondang
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6670

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rasio upah rata-rata per jam pekerja menurut jenis kelamin dan rata-rata lama sekolah terhadap tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Sumatera Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linier berganda (Ordinary Least Squares/OLS). Data yang digunakan merupakan data sekunder berbentuk time series periode 2010–2024 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara dan BPS Indonesia. Variabel penelitian terdiri atas rasio upah rata-rata per jam pekerja menurut jenis kelamin sebagai variabel independen pertama, rata-rata lama sekolah sebagai variabel independen kedua, serta tingkat pengangguran terbuka sebagai variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio upah rata-rata per jam pekerja menurut jenis kelamin berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat pengangguran terbuka. Sementara itu, rata-rata lama sekolah berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap tingkat pengangguran terbuka. Secara simultan, kedua variabel independen tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran terbuka. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 37,46 persen menunjukkan bahwa variasi tingkat pengangguran terbuka dapat dijelaskan oleh variabel dalam model sebesar 37,46 persen, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.