Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Budaya Organisasi, Kepemimpinan Laissez-Faire, Dan Komunikasi Terhadap Produktivitas Kerja: Penelitian Ihwattun Umaroh; Nina Nurhasanah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6726

Abstract

Ekosistem perusahaan rintisan (startup) menuntut fleksibilitas dan otonomi kerja yang tinggi, sehingga memunculkan tantangan tersendiri dalam mempertahankan produktivitas karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya organisasi, kepemimpinan laissez-faire, dan komunikasi terhadap produktivitas kerja karyawan startup di wilayah Jakarta, baik secara parsial maupun simultan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 120 responden dan dianalisis menggunakan uji regresi linier berganda. Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa budaya organisasi dan kepemimpinan laissez-faire tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap produktivitas kerja, sedangkan komunikasi terbukti berpengaruh positif dan signifikan. Namun, secara simultan, ketiga variabel tersebut secara bersama-sama berpengaruh kuat dan signifikan terhadap produktivitas kerja dengan kontribusi sebesar 76,5%. Kesimpulannya, meskipun budaya adaptif dan otonomi kepemimpinan diterapkan, komunikasi tetap menjadi kunci utama pendorong produktivitas. Oleh karena itu, perusahaan disarankan untuk memprioritaskan kualitas komunikasi dua arah dan mengelola sumber daya manusia secara integratif guna menyeimbangkan otonomi kerja dengan sistem arahan yang jelas.