Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Eksplorasi Nilai Budaya Gaukan Bantilan Sebagai Sumber Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar: Penelitian Hamna; Muh. Khaerul Ummah BK; Mas’adi; Nurul Hidayah; Justiya Saputri; sukma
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6737

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi nilai-nilai budaya dalam tradisi Gaukan Bantilan serta menganalisis relevansinya sebagai sumber pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) pada peserta didik kelas V di SDN 2 Tolitoli. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pendekatan etnografi sederhana dan historis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Informan penelitian terdiri atas tokoh adat, pihak Dinas Sosial, tokoh masyarakat, serta guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya Gaukan Bantilan mengandung berbagai nilai sosial dan budaya seperti gotong royong, kepedulian sosial, solidaritas, budaya berbagi, toleransi, kesopanan (tabe-tabe), serta prinsip Morikosuan yang berarti saling mengasihi dan menyayangi. Selain itu, ditemukan pula nilai religius dan solidaritas sosial dalam tradisi Doja di Pulau Lutungan. Nilai-nilai tersebut memiliki relevansi yang kuat dengan tujuan pembelajaran IPS di sekolah dasar karena mampu membantu pembentukan karakter peserta didik, meningkatkan kesadaran sosial, serta memperkuat identitas budaya lokal. Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi budaya lokal dalam pembelajaran IPS dapat menciptakan pembelajaran yang lebih kontekstual, bermakna, dan dekat dengan kehidupan peserta didik di tengah tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi.
A Phenomenological Study of Scouting-Based Outbound Learning to Strengthen Elementary School Students’ Cooperation and Solidarity Muh. Khaerul Ummah BK; Hamna; Nurul Hidayah; Moh. Fauzan
Madako Elementary School Vol. 5 No. 2 (2026): Publishing in Press
Publisher : Program Studi PGSD Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/mes.v5i2.356

Abstract

This study is grounded in the issue of suboptimal development of cooperation and solidarity among elementary school students, which has not been effectively fostered through conventional instructional approaches. The study aims to explore in depth the essential experiences of students participating in scouting-based educational outbound activities using a qualitative phenomenological approach. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews, and documentation at SDN 3 Tolitoli, with a focus on group interaction dynamics, student engagement, and the role of supervising teachers. Data analysis was conducted thematically to uncover the meaning of participants’ collective experiences. The findings indicate that structured outbound activities such as collaborative games, knot-tying exercises, marching drills, and stretcher simulations significantly enhance the quality of social interaction, collective responsibility, and collaborative problem-solving skills. The discussion suggests that experiential learning and group dynamics effectively facilitate the internalization of cooperation and solidarity values, as reflected in improved interpersonal communication, mutual trust, role awareness, and team adaptability. The study implies that integrating scouting-based outbound activities serves as a transformative pedagogical approach, offering strong relevance for sustainably strengthening students’ social competencies.