Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH PELAKSANAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SD INPRES KASSI-KASSI KOTA MAKASSAR Hamna; Muh. Khaerul Ummah BK
Jurnal Genta Mulia Vol. 12 No. 1 (2021): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/gm.v12i1.186

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengatahui pengaruh pelaksanaan model kooperatif tipe Jigsaw terhadap hasil belajar matematika siswa yang dianalisis dengan menggunakan pendekatan kuantitatif quasi experimental design dengan model desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi yang diamati dalam penelitian ini berjumlah 57 orang siswa yang diambil dari kelas VA dan VB SD Inpres Kassi-Kassi Kota Makassar. Sedangkan, sampelnya berjumlah 50 orang siswa yang ditetapkan secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pelaksanaan pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dalam pembelajaran matematika siswa kelas V SD Inpres Kassi-Kassi Kota Makassar dilaksanakan melalui sembilan tahapan pembelajaran dan terlaksana dengan baik sebab dalam prosesnya terjadi peningkatan proses pembelajaran secara berkelanjutan pada pertemuan I sampai pada pertemuan IV; 2) Hasil belajar matematika siswa sebelum diajar melalui pelaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw maupun yang belum diajar dengan cara pembelajaran lainnya masing-masing mencapai kualifikasi penilaian yang tidak memuaskan. Sementara hasil belajar siswa setelah diajar melalui pelaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw mengalami peningkatan hasil belajar dengan kualifikasi sangat memuaskan. Begitupula hasil belajar matematika siswa setelah diajar dengan cara pembelajaran lainnya juga mengalami peningkatan hasil belajar, namun peningkatan hasil belajarnya berada pada kualifikasi kurang memuaskan; 3) Pelaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD Inpres KassiKassi Kota Makassar
EFEKTIVITAS BIMBINGAN BELAJAR DALAM MENINGKATKAN SEMANGAT BELAJAR SISWA DI SDN LUOK MANIPI Dini; Hamna; Moh Rudini
Makapande Mengabdi: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2025): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2001/makapande.v1i1.1279

Abstract

The purpose of this study is to analyze the extent to which tutoring can have a positive impact on increasing students' enthusiasm for learning. This research is motivated by the condition of some students who lack enthusiasm in learning due to difficulty understanding the material, weak internal motivation, and irregular study habits. The research method used is qualitative with a descriptive approach. The research subjects consisted of students who participated in the tutoring program. Data were collected through observation and interview techniques. The results of the study indicate that tutoring contributes significantly to fostering enthusiasm for learning, which is characterized by increased student engagement, learning motivation, discipline, self-confidence, and academic results. Therefore, tutoring can be considered an effective strategy for improving the quality of learning.
PERAN OUTDOOR LEARNING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA TERHADAP PEMBELAJARAN IPA Hamna; Muh. Khaerul Ummah BK; Marshanda Intan Handayani; Saskia Amalia; Adrizkal
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36532

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan outdoor learning dalam pembelajaran IPA serta kontribusinya terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan campuran dengan model sekuensial eksplanatori yang memadukan analisis kuantitatif dan kualitatif secara berurutan. Data kuantitatif dikumpulkan melalui pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan hasil belajar IPA, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas siswa dan wawancara dengan guru serta siswa untuk memahami proses perkembangan kemampuan berpikir kritis selama kegiatan luar ruangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari 67 menjadi 80 setelah penerapan outdoor learning. Siswa tampak lebih antusias, aktif, dan menunjukkan kemampuan observasi, interpretasi, dan analisis yang lebih baik terhadap fenomena ilmiah di lapangan. Data observasi menunjukkan perkembangan yang jelas pada aspek berpikir kritis, sementara wawancara mengonfirmasi bahwa pembelajaran luar ruangan membuat konsep IPA lebih mudah dipahami dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Temuan ini menegaskan bahwa outdoor learning berperan penting dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis melalui pengalaman belajar autentik dan kontekstual. Penelitian ini mengimplikasikan perlunya guru mengintegrasikan aktivitas luar ruangan sebagai bagian dari strategi pembelajaran IPA yang mendorong keterampilan berpikir tingkat tinggi.