Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Pembelajaran Berbasis Masalah Materi Orde Baru Hingga Reformasi Kelas XI SMK Negeri 1 Kota Semarang. Istianah Fatihahtu; Atno
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.6683

Abstract

Pendidikan sejarah di SMK seringkali menghadapi tantangan berupa dominasi metode ceramah yang menyebabkan rendahnya partisipasi siswa dan kurangnya kemampuan berpikir kritis. Hal ini sangat terlihat pada materi transisi masa Orde Baru ke Reformasi yang memiliki kompleksitas tinggi dan memerlukan analisis mendalam. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model Problem Based Learning (PBL) pada materi sejarah di kelas XI SMK Negeri 1 Semarang serta menganalisis kendala yang dihadapi selama proses tersebut. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur, wawancara semi-terstruktur dengan guru dan siswa, serta studi dokumentasi. Hasil Penelitian: Temuan menunjukkan bahwa implementasi PBL dilakukan melalui tahapan orientasi masalah, pengorganisasian siswa, pembimbingan penyelidikan, serta penyajian hasil. Model ini berhasil menciptakan suasana pembelajaran yang berpusat pada siswa dan meningkatkan pemahaman mereka terhadap hubungan sebab-akibat peristiwa sejarah. Namun, terdapat hambatan berupa ketidakmerataan partisipasi siswa dalam diskusi, keterbatasan waktu pelajaran, serta minimnya referensi sejarah yang mendalam di perpustakaan sekolah. Kesimpulan: Meskipun PBL efektif dalam mengasah nalar kritis dan analisis historis, keberhasilannya di lingkungan SMK memerlukan strategi bimbingan (scaffolding) yang lebih terdiferensiasi serta dukungan sarana sumber belajar yang lebih memadai.
Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning Pada Materi Masa Kerajaan Islam di Indonesia Kelas X MA Nurul Hidayah Chintya Tri Rahayu Paeran; Atno
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.6684

Abstract

Pembelajaran sejarah di MA Nurul Hidayah masih didominasi metode konvensional yang menyebabkan peserta didik kurang aktif dan minat belajar sejarah rendah, khususnya pada materi Masa Kerajaan Islam di Indonesia. Kondisi tersebut mendorong perlunya penerapan model pembelajaran yang lebih inovatif dan berpusat pada peserta didik melalui Project Based Learning (PjBL). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Project Based Learning (PjBL), mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya, serta mengetahui upaya guru dalam mengatasi kendala tersebut pada pembelajaran sejarah kelas X MA Nurul Hidayah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas guru sejarah, peserta didik kelas X, dan kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PjBL mampu meningkatkan keaktifan, kerja sama, dan minat belajar peserta didik dalam pembelajaran sejarah. Peserta didik terlibat aktif dalam kegiatan proyek seperti pembuatan mind mapping dan presentasi mengenai kerajaan Islam di Indonesia. Kendala yang ditemukan meliputi keterbatasan sarana prasarana, pengelolaan waktu, dan perbedaan tingkat partisipasi peserta didik. Guru mengatasi kendala tersebut melalui bimbingan intensif, pembagian tugas yang jelas, dan pemanfaatan sumber belajar yang tersedia. Dengan demikian, penerapan model PjBL dapat menciptakan pembelajaran sejarah yang lebih aktif, interaktif, dan bermakna bagi peserta didik.