Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Sektor Pertanian Dalam Ketahanan Pangan Dan Perekonomian Nasional Fikria Hanifa Nabiha; Flira Tri Octaviani; Putri Ardhini; Rahma Hidayati; Rega Destiana; Shandy Zahra Permadi; Ahmad Setiawan Nuraya
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.6818

Abstract

Sektor pertanian memainkan peran strategis dalam pembangunan ekonomi dan ketahanan pangan Indonesia, meskipun kontribusinya terhadap PDB cenderung menurun akibat transformasi struktural. Penelitian ini mengkaji peran sektor pertanian dalam mendukung ketahanan pangan, kontribusinya terhadap perekonomian nasional, tantangan utama, serta strategi penguatan. Kajian literatur didasarkan pada konsep ketahanan pangan FAO (ketersediaan, akses, pemanfaatan, stabilitas), teori transformasi struktural Lewis, linkage effect Hirschman, serta peran negara dalam kebijakan pangan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) periode 2015–2025, termasuk kontribusi PDB pertanian dan produksi padi nasional. Analisis dilakukan melalui teknik deskriptif, tabel, grafik, dan perhitungan persentase kontribusi. Hasil menunjukkan kontribusi PDB pertanian stabil di kisaran 12–13,7% dengan peningkatan saat pandemi COVID-19, sementara produksi padi fluktuatif namun stabil (53–60 juta ton), mendukung ketersediaan pangan. Tantangan mencakup alih fungsi lahan, perubahan iklim, rendahnya produktivitas, dan keterbatasan digitalisasi. Kesimpulan menekankan perlunya kebijakan terintegrasi, inovasi teknologi, dan pertanian berkelanjutan untuk memperkuat sektor pertanian guna ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi inklusif.
Analisis penerapan proses Manajemen Resiko (Identifikasi, Analisis, Evaluasi, Mitigasi) pada Perusahaan F&B berbasis bakery dan coffee shop Rega Destiana; Raisa Hasna Nabila Proboputri; Rahmad Mardianto; Reksa Akbar Maulana; Rivani Indriyani; Ahmad Setiawan Nuraya
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara Vol. 4 No. 3 (2026): Edisi Januari - April
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan industri makanan dan minuman (F&B) premium di Indonesia meningkatkan kompleksitas risiko bisnis, terutama bagi perusahaan berskala besar dengan jaringan gerai multi-lokasi yang dituntut menjaga standar produk, konsistensi layanan, dan stabilitas operasional di tengah persaingan pasar yang dinamis. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan proses manajemen risiko yang meliputi identifikasi, analisis, evaluasi, dan mitigasi pada lima kategori risiko utama, yaitu operasional, reputasi, lingkungan, keuangan, dan sumber daya manusia (SDM). Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan dan wawancara sebagai sumber data primer, serta publikasi resmi dan tren industri F&B sebagai data sekunder. Analisis risiko dilakukan dengan mengintegrasikan kerangka ISO 31000:2018 dan COSO ERM serta memetakan tingkat keparahan risiko menggunakan Likelihood–Impact Matrix untuk menentukan prioritas pengendalian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko paling kritis adalah meningkatnya pemain pasar yang berpotensi mengurangi daya saing dan pangsa pasar, diikuti risiko sedang seperti kerusakan peralatan, keluhan pelanggan, kontaminasi produk, dan tingkat turnover karyawan, sementara risiko rendah mencakup absensi karyawan, keterlambatan pasokan, antrean saat event khusus, dan kebakaran. Penelitian menyimpulkan bahwa penerapan manajemen risiko berbasis ISO 31000 dan COSO ERM efektif dalam mendukung stabilitas operasional dan reputasi perusahaan, namun perlu diperkuat melalui inovasi produk yang responsif terhadap tren, peningkatan kompetensi layanan, serta pemanfaatan teknologi untuk mempertahankan keunggulan kompetitif di pasar F&B premium.