Latar belakang: Badan Penanggulangan Daerah (BPBD) Kota Bengkulu mengatakan bahwa terdapat 24 lokasi terendam banjir akibat curah hujan yang deras. Salah satu daerah yang terjadi banjir yaitu kelurahan Rawamakmur yang mana daerah ini memang berdampingan dengan tanggul yang sering meluap ketika terjadi hujan. Saat kejadian banjir masyarakat belum menerapkan perilaku pemeliharaan. Maka dari itulah, peneliti ingin memberikan edukasi kepada masyarakat kelurahan Rawamakmur mengenai pemeliharaan kesehatan saat banjir. Peningkatan perilaku kesehatan pasca banjir ini dapat dilakukan dengan cara pemberian edukasi melalui video audiovisual maupun media cetak. Dalam hal ini peneliti menggunakan media video animasi dan leaflet sebagai media edukasi. Tujuan: Menganalisis pengaruh media video animasi dan leaflets terhadap pengetahuan dan sikap masyarakat tentang pemeliharaan kesehatan pasca banjir di kelurahan Rawamakmur Kota Bengkulu. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini merupakan peneltian kuantitatif dengan metode eksperimen kuasi (quasy experiment). Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah two group pretest-postest.Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 186 orang berdasarkan perhitungan puposive sampling. Hasil: Hasil uji ini menunjukkan bahwa rata-rata pengetahuan sebelum diberikan media video animasi yaitu 4,9 dan sesudah 8,7 dengan kategori baik. Rata-rata pengetahuan kelompok yang diberikan media leaflet sebelum yaitu 5,2 dan sesudah 8,08 dengan kategori baik. Sedangkan rata-rata nilai sikap masyarakat sebelum dan sesudah diberikan media video animasi adalah 23,37 dan sesudahnya 35,2 dengan kategori baik. Rata-rata nilai sikap masyarakat sebelum dan sesudah diberikan media leaflet adalah 23,31 dan sesudahnya 34,44 dengan kategori baik. Hasil uji wilxocon menunjukkan 0,001 unruk media video animasi dan 0,001 unruk media leafle menunjukkan bahwa nilai lebih kecil dari p-value yaitu 0,005 yang berarti adanya pengaruh media video animasi dan leaflets terhadap pengetahuan dan sikap masyarakat menganai pemeliharaaan kesehatan saat banjir.