Claim Missing Document
Check
Articles

PENCEGAHAN STROKE BERULANG MELALUI PEMBERDAYAAN KELUARGA DAN MODIFIKASI GAYA HIDUP Amila, Amila; Sinaga, Janno; Sembiring, Evarina
Jurnal Abdimas Vol 22, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Orang yang telah mengalami serangan stroke lebih mudah terkena serangan ulang stroke dan dampaknya lebih parah dari serangan pertama dimana angka kematian dan kecacatan lebih tinggi. Karena itu, akan lebih mudah jika serangan ulang stroke dicegah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dalam deteksi tanda dan gejala stroke, pencegahan stroke berulang dan perubahan perilaku modifikasi gaya hidup. Hal ini karena hipertensi, DM merupakan penyakit terbanyak di Mutiara Home Care Medan yang merupakan faktor risiko stroke. Metode kegiatan pengabdian masyarakat meliputi pendidikan kesehatan, pemeriksaan kesehatan untuk mengidentifikasi faktor risiko hipertensi/ stroke, pemberdayaan keluarga  untuk mengenali  tanda dan gejala stroke, pengendalian faktor risiko stroke dan modifikasi gaya hidup. Hasil kegiatan menunjukkan mayoritas responden memiliki jumlah serangan stroke 1 kali (60%), mayoritas keluarga memiliki pengetahuan cukup (60%) tentang pencegahan stroke berulang, mayoritas responden memiliki resiko rendah (50%). Peningkatan pengetahuan pasien dan keluarga dalam deteksi tanda pencegahan faktor risiko stroke ditargetkan terjadi perubahan perilaku dan meningkatkan pola hidup sehat untuk mencegah stroke berulang.   
HUBUNGAN RESPONSE TIME PERAWAT DENGAN KEPUASAN KELUARGA PASIEN DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSUD Dr. PIRNGADI KOTA MEDAN Sipayung, Normi; Sinaga, Janno; Syapitri, Henny
JURNAL HEALTH REPRODUCTIVE Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Response time is fully committed to the patient time when patients arrive until response or a response from the emergency room. The speed of the service in this context is the implementation of the act or examination by physicians and nurses in less than five minutes from the first arrival in er patient. Patient satisfaction family is based on the fulfillment hope the patient and family. The gratification of the family closely related to response time (time responding). The purpose of aware of the relationships response time a nurse with satisfaction the family patients in emergency room RSUD Dr.Pirngadi city medan. This is the kind of research descriptive correlation with delightful the study of cross sectional. The population of this research was 320 people by the number of sample of the 48 patients taken with relatives of the accidental of sampling techniques. Collecting data was done using a questionnaire and observation, then the data analysis by test chi-square. Based on the research indicates the presence of the relation of response time a nurse with the family satisfaction atients in emergency room RSUD Dr.Pirngadi city medan (p=0.002; a 0.05). Based on the result of the study can be in conclude that Rapid response time to increase life expectancy for patients, prevent a disability physical or death, and to increase the satisfaction of the family and the patient against services offered by hospital. Hence advised for hospitals, relations with leaves response time a nurse with satisfaction hospital patient and the management team can implement intervention to increase the satisfaction of the family patient against response time nurse.
Pemberdayaan Keluarga Pasien Stroke Afasia Melalui Pelatihan Komunikasi Verbal Amila Amila; Evarina Sembiring; Janno Sinaga
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5218.484 KB) | DOI: 10.31294/jabdimas.v2i2.6120

Abstract

Terbatasnya terapi wicara di rumah sakit, penanganan stroke lebih kearah penyebab stroke/medis, sedang gejala sisa belum mendapat penanganan sampai pasien pulang. Gangguan tersebut menyebabkan pasien tidak mampu mengungkapkan apa yang diinginkan pasien, tidak mampu menjawab pertanyaan atau berpartisipasi dalam percakapan. Selanjutnya pasien akan menarik diri dari kegiatan sosial, rendah diri, depresi dan kondisi pasien akan semakin buruk. Penanganan terpadu dengan anggota keluarga merupakan faktor yang cukup penting dan kunci keberhasilan dalam proses penanganan gangguan komunikasi verbal. Untuk mencegah terjadinya depresi pada pasien dan keluarga maka diperlukan media komunikasi pengganti komunikasi verbal, seperti buku komunikasi. Tujuan pelatihan adalah mengatasi permasalahan gangguan komunikasi verbal pasien stroke setelah  pulang ke rumah. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah  latihan komunikasi seperti menyebutkan gambar, menunjuk, menulis dan membaca melalui booklet komunikasi. Hasil yang dicapai dalam pelatihan adalah meningkatkan kemampuan bahasa dan berkomunikasi, interaksi antara pasien dengan keluarga, meningkatkan kemandirian dan perkembangan hubungan sosial dengan orang lain. Disarankan untuk dikembangkan kemitraan yang luas berupa pelatihan komunikasi verbal dan sosialisasi booklet komunikasi untuk meningkatkan interaksi sosial dan mengurangi depresi pasien dan keluarga. Kata Kunci :  Gangguan komunikasi verbal, Pemberdayaan keluarga, Stroke afasia
ANKLE BRACHIAL INDEX DAN SENSITIFITAS KAKI PADA PASIEN DM TIPE II Galvani Volta Simanjuntak; Janno Sinaga; Marthalena Simamora
Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3 No 2 (2020): JURNAL MUTIARA NERS
Publisher : Program Studi Ners UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ankle brachial Index (ABI) is an examination to determine of vascularization in the lower leg in T2DM patients. Vascular disorders in the lower legcan predicted nerve function problem in the legs (peripheral diabetic neuropathy). The purpose study was to exploration the ankle brachial index in T2DM patiens and its correlation with foot sensory. This study was an observational analytic with cross sectional design with population was type II DM patients in diabetic clinic Sari Mutiara Hospital. The number of samples was 65 respondents taken by accidental sampling with inclusion criteria did not have diabetic ulcers, heart or kidney disease and exclusion criteria were ABI values> 1.3. Conclusion: The lower of ABI values indicate a problem of foot sensory in T2DM patients.It is recommended for T2DM patients to routinely to assest of ABI and leg sensitivity and control glikemic levels.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI WAKTU TUNGGU HASIL PEMERIKSAAN LABORATORIUM KLINIK DI RSUP HAJI ADAM MALIK MEDAN TAHUN 2019 Mindo Tua Siagian; Janno Sinaga; Wiratama Nugraha Mokoagow
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 4 No 2 (2019): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.438 KB)

Abstract

Penekanan Bantal Pasir Efektif untuk Klien Paska Kateterisasi Jantung Dengan Komplikasi: Randomized Controlled Trial Janno Sinaga; Elly Nurachmah; Dewi Gayatri
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 15 No 3 (2012): November
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v15i3.24

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penekanan mekanikal bantal pasir 2,3 kg antara 2, 4, 6 jam terhadapkomplikasi. Metode penelitian randomized controlled trial, dengan jumlah sampel sebanyak 90 orang. Kelompok intervensi Imenggunakan bantal pasir 2,3 kg 2 jam, intervensi II 4 jam, kelompok kontrol 6 jam, pengukuran dilakukan setiap 2 jam. Hasilpenelitian tidak ada mengalami perdarahan pada semua kelompok, tidak ada perbedaan insiden haematom diantara kelompok(p= 0,866; α= 0,05). Ada perbedaan rasa nyaman diantara kelompok pada observasi 4 jam (p= 0,003; α= 0,05) dan observasi 6jam (p= 0,0005; α= 0,05). Rekomendasi penelitian ini adalah perlunya modifikasi Standar Prosedur Operasional penggunaanbantal pasir 2,3 kg sebagai penekan mekanikal dari 6 jam menjadi 2 jam, sebab tidak meningkatkan komplikasi, akan tetapimeningkatkan rasa nyaman klien.Kata kunci: Bantal pasir 2,3 kg, haematom, pasien katetrisasi jantung, perdarahan, rasa tidak nyamanAbstractThis study was to determine the effectiveness of the mechanical suppression of sandbag 2.3 kg between the 2, 4, 6 hoursagainst complications. The research design was randomized controlled trial study, where 90 patients as sample. A 2.3 kgsandbag was applied for two hours for the first group, four hours for the second groups, and six hours for the control groups,measurements were taken every 2 hours. The results showed that no patient has any bleeding, not difference the incidence ofhematoma between groups (p= 0.866; α= 0.05). That the differences of discomfort between groups were found after 4 hours(p= 0.003; α= 0.05), and after 6 hours (p= 0.0005; α=0.05). It is recommended that Standard Operational Proceduremodification required from six hours into two hours in using a 2.3 kg sandbag as a mechanical pressure, because there is noincrease of incidence of complications, on the otherhand an improvement of comfort level is detected.Keywords: 2.3 kg sandbag, hematoma, patients having cardiac catheterization, bleeding, discomfort
HUBUNGAN FUNGSI KOGNITIF DENGAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI Edriyani Yonlafado Simanjuntak; Janno Sinaga; Amila Amila; Meylani Meylani
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 7 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v7i2.648

Abstract

Hipertensi merupakan kondisi peningkatan tekanan darah seseorang di atas normal yang dapat mengakibatkan peningkatan angka kesakitan (morbiditas) dan angka kematian (mortalitas). Kondisi tekanan darah berkaitan dengan penurunan fungsi kognitif. Tekanan darah yang tinggi dapat meningkatkan terjadinya gangguan vaskularisasi pada otak, yang tentunya akan berpengaruh terhadap sistem kerja otak yang menjadi pusat kognitif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan fungsi kognitif dengan tekanan darah pada pasien hipertensi. Jenis penelitian ini yaitu analitik korelasi dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh pasien hipertensi di UPT Puskesmas Tanjung Rejo Deli Serdang yang berusia 35-49 tahun. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian ini memakai kuesioner dan data diuji terlebih dahulu dengan uji normalitas Kolmogorof Smirnov, karena data tidak berdistribusi normal maka dilakukan alternatif menggunakan uji uji spearmen. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata tekanan darah nilai mean=155,8; SD=12,3. Rata-rata fungsi kognitif mean=23,21; SD=1,71 dan hubungan fungsi kognitif dengan tekanan darah pada pasien hipertensi nilai p value = 0,006; r= -0,376 yang berarti ada hubungan fungsi kognitif dengan tekanan darah pada pasien hipertensi dengan kekuatan korelasi cukup. Kata Kunci : Fungsi Kognitif, Tekanan Darah, Hipertensi
MUTIARA HOME CARE Janno Sinaga; Amila Amila; Evarina Sembiring
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 23, No 4 (2017): OKTOBER - DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v23i4.8605

Abstract

AbstrakTujuan jangka panjang pelaksanaan program Mutiara Home Care adalah menciptakan akses bagi terciptanya wirausaha baru, menunjang otonomi kampus perguruan tinggi melalui perolehan pendapatan mandiri. Bagi pasien program ini membantu meringankan biaya rawat inap yang makin mahal, karena mengurangi biaya akomodasi pasien, transportasi dan konsumsi keluarga. Dampak ekonomi nasional home care bagi pasien dan keluarga adalah semakin pendeknya hari rawat, sehingga jumlah klaim rumah sakit ke BPJS semakin rendah, sehingga berdampak bagi penurunan anggaran biaya perawatan masyarakat secara nasional. Produk Jasa Layanan Mutiara Home Care memiliki keunggulan dibandingkan home care lain. Pertama, Mutiara Home care akan dikelola dan diorganisir secara profesional oleh tenaga dosen profesional dibidang kesehatan dan keperawatan. Selama ini, home care dilakukan secara individu atau berkelompok tanpa wadah atau organisasi yang jelas. Tenaga kesehatan yang akan ditempatkan di komunitas atau di rumah telah terlatih dimulai sejak masa pendidikan dan tersertifikasi dari USM-Indonesia. Kedua, menyediakan layanan antar jemput pasien yang membutuhkan perawatan rumah sakit atau pemeriksaan khusus, seperti radiologi dan laboratorium. Layanan Mutiara Home Care pada tahap awal melayani pasien paska stroke dan perawatan lanjutan jantung, perawatan pasien DM dengan atau tanpa luka dan perawatan pasien lanjut usia. Secara bertahap akan dilakukan pengembangan serta layanan terhadap berbagai penyakit yang membutuhkan jasa perawatan profesional di rumah.Kata Kunci: Home care, MutiaraAbstractThe long-term goal of the Mutiara Home Care program is to create access to new entrepreneurs, to support college campus autonomy through the acquisition of independent income. For patients this program helps alleviate the cost of increasingly expensive hospitalization, as it reduces patient accommodation costs, transportation and family consumption. The national economic impact of home care for patients and families is the shortening of day care, so the number of hospital claims to BPJS is lower, thus impacting the reduction of national community maintenance budget. Products Care Services Pearl Home Care has advantages over other home care. First, Mutiara Home care will be managed and organized professionally by professional lecturers in the field of health and nursing. During this time, home care is done individually or in groups without a clear container or organization. Health workers who will be placed in the community or at home have been trained since the education and certified from USM-Indonesia. Secondly, it provides a shuttle service to patients who require hospital treatment or special examinations, such as radiology and laboratories. Pearl Home Care Services in the early stages of serving post-stroke patients and advanced heart care, treatment of DM patients with or without injuries and care of elderly patients. Gradually will be developed as well as services against various diseases that require professional care services at home.Keywords: Homecare, Mutiara
OPTIMALISASI PENCEGAHAN MELALUI DETEKSI DINI PENULARAN COVID-19 MENGGUNAKAN GENOSE C19: OPTIMALISASI PENCEGAHAN MELALUI DETEKSI DINI PENULARAN COVID-19 MENGGUNAKAN GENOSE C19 Edriyani Yonlafado Simanjuntak; Yunida Turisna Octavia; Janno Sinaga
JUKESHUM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Edisi Juli 2021
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.24 KB) | DOI: 10.51771/jukeshum.v1i2.56

Abstract

Penyebaran Covid-19 yang sangat cepat menyebabkan pemerintah memberlakukan berbagai kebijakan untuk mengantisipasi cepatnya penyebaran Covid-19. Sumatera Utara khususnya kota Medan telah ditetapkan dalam zona Merah yang dikategorikan resiko tinggi. Oleh karena itu perlu dilakuka pemeriksaan (screening) Covid-19 pada karyawan Universitas Sari Mutiara Indonesia. Tujuan kegiatan ini adalah mendeteksi secara dini kasus paparan Covid-19 setelah libur hari raya dan masuk kembali bekerja ke Universitas Sari Mutiara Indonesia. Dilakukan persiapan dengan berkoordinasi dengan Univeritas Sari Mutiara Indonesia dan Klinik Pratama Nusantara kesehatan. Dilakukan registasi peserta sebanyak 215 orang, dijelaskan mekanisme pemeriksaan dan diajarkan cara mengumpulkan sampel hembusan nafas serta peserta melakukan menampung hembusan nafasnya didalam kantong dan mencantumkan nama secara lengkap. Kemudian, dilakukan pemeriksaan oleh mesin GeNose C19 dan didapatkan hasil negatif pada seluruh peserta, yang artinya karyawan Universitas Sari tidak terpapar Covid-19 setelah libur hari raya lebaran. Kata kunci: Deteksi Dini, GeNose 19, Pemeriksaan Covid 19
Edukasi Metode Be-Fast Guna Meningkatkan Self Awareness Terhadap Deteksi Dini Stroke Galvani Volta Simanjuntak; Jek Amidos Pardede; Janno Sinaga
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 03 (2021): September
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.793 KB) | DOI: 10.53690/ipm.v2i01.107

Abstract

Hipertensi merupakan faktor pencetus terjadinya stroke. Menumbuhkan kesadaran dan kewaspadaan diri sangat penting dalam upaya pencegahan terjadinya komplikasi suatu penyakit. Self awareness mengenai pentingnya melakukan deteksi dini dapat menjadi upaya untuk mengurangi risiko terjadinya stroke pada orang yang menderita hipertensi. Salah satu metode deteksi dini untuk penderita stroke adalah metode BE-FAST. Metode BE-FAST adalah Balance (keluhan kehilangan keseimbangan atau pusing atau kepala yang berat sehingga cenderung berpegangan pada sesuatu atau duduk Kegiatan pengabdian masyakat ini dilakukan dalam bentuk promosi kesehatan melalui edukasi tentang BE-FAST yang disampaikan dengan metode ceramahbertujuan untuk meningkatkan self awareness terhadap deteksi dini stroke pada penyandang hipertensi. Kegiatan ini dihadiri diikuti 27 peserta. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa rata-rata jawaban benar peserta meningkat dari sebelum edukasi rata-rata 4 meningkat menjadi 8 setelah edukasi. Dengan meningkatnya pengetahuan, diharapkan penyandang hipertensi memiliki self awareness yang tinggi terhadap deteksi dini guna menurunkan risiko terjadinya stroke.
Co-Authors ., Zulfendri Amila Amila Amila Amila Amila Amila Ananda, Ernasya Urmila Andri Andri Andri Baedowi Anggi Lestari Anggi Lestari Anisa Amanda Sutrisna Anita, Surya Annisa Anugrah, Teguh Asima Sirait Aulia Zikra Awidiyah Bancin , Dewi Br Tarigan, Frida Lina Brahmana, Nettietalia Br. Citiek Sundari Zalukhu Daeli, Indah Kasih Putri Permata Hati Damanik, Elsarika Damanik, Rani Kawati Daniel Ginting Daniel Ginting Daniel Ginting Daniel Ginting Denrison Purba Dewi Gayatri Dharma Putra Waruwu, Eka DONAL NABABAN Donal Nababan Donal Nababan Dormaulina Pasaribu Elisabeth Purba, Ivan Elly Nurachmah Erlan Aritonang Evarina Sembiring Evawani Martalena Silitonga Evawani Martalena Silitonga Evawani Silitonga Evi Martina, Siska Exaudi Telaumbanua Fahmi, Mulia Farah Lutfia Febrianda, Nuriasma Flora Sijabat Frida Lina Tarigan Frida Tarigan Galvani Volta Simanjuntak Galvani Volta Simanjuntak Gea, Warisman Ginting, Isa Harpika Glori Feby Zefanny Tampubolon Gulo, Mery Kristinawati Gultom, Rumondang Gultom, Rumondang Gultom, Tiur Y.M Halawa, Mirnasari Hartoyo, Riska Hasugian, Debora Katarina Hesarika, Ayudia Hia, Agustina Hidayat, Wisnu Hutahaean, Sri Hartati Rahayu Lambok Hutajulu, Johansen Icce Triwani Sitompul Irennius Girsang, Vierto Iriana Purba, Imelda Itoleleng Naibaho, Nursyah Ivan Elisabeth Purba Jasmen Manurung Jek Amidos Pardede Jek Amidos Pardede Jek Amidos Pardede Jek Amidos Pardede Juang Putra Telaumbanua Kacaribu, Adelia Pratiwi Kataren, Otniel Keren Keren Kesaktian Manurung Ketaren, Otniel Ketaren, S. Otniel Ketaren, Sinar Otniel Laia, Hisikia Laowo, Oktorisman Lasma Rina Efrina Sinurat Lasrina E. Tambun Leny Renova Lumbantobing Lukman Hakim Lumbantobing, Leny Renova Maharani Maharani, Maharani Manurung , Kesaktian Manurung, Kesaktian Marbun, Kesia Lina Uli Marbun, Serepina Mariani Siregar, Laura Marlina, Supina Juni Marlindawani, Jenny Marthalena Simamora Martina, Siska Evi Masdalina Pane Masdalina Pane Melda Parapat Meylani Meylani Mido Ester J. Sitorus Mido Ester J. Sitorus Mido Ester. J. Sitorus Mido Ester. J. Sitorus Mindo Tua Siagian Mutiara, Grace MYRNAWATI CRIE HANDINI Nababan, Donal Naftalia Keliat, Fani Neateku, Pinta Ni Wayan Suniasih Niateku, Pinta Normi Parida Sipayung Octavianus Panjaitan, Triwil Oscar Telaumbanua Otniel Ketaren Otniel Ketaren Panjaitan, Manahan Batistuta Parlaungan Siregar Pasaribu, Dormaulina Priajaya Warouw, Sonny Purba, Yunita Purnama Ria Sihombing, Esther Putra Jaya Hulu Putra, Reza Pratama R.Kintoko Rochadi Rahmadani, Fitria Rahmat Alyakin Dakhi Rinco Siregar Riska Wardani Rizani, Miftahussak Inah Rochadi , Kintoko Rohana Sinaga, Taruli Rosetty R Sipayung Rosetty Sipayung S. Otniel Ketaren Saragi, Estovani Jesica Titania Sarumaha, Mae’Ulida Sembiring, Evarina Sembiring, Rinawati Sheli B Ayu Siagian, Mindo Tua Siahaan, Eka Siboro , Vinny Aslinar Sibuea, Murni Sigalingging, Evelyn Ruth Sani Silalahi, Hotnida Estirawaty Silitonga, Evawani M. Silitonga, Rosita Simamora, Doni Pacarella Simamora, Marthalena Simanjuntak, Bobby Simanjuntak, Edriyani Yonlafado Simanjuntak, Hermanto Simanjuntak, Yunida Turisna Sinaga, Taruli Sinaga, Taruli Rohana Sinurat , Arni Wetty Sipayung, Normi Sipayung, Rosetty Sipayung, Rosety Siregar, Laura Mariati Siska Evi Martina Siska Evi Martina Siterisno, Edi Siti Aisyah Safrul Sitorus, Friska Sitorus, Mido Ester Sry Nofita Sari Hutagalung Syapitri, Henny Tarigan, Fridalina Tarigan, Sada Perarih Taruli Rohana Sinaga Telaumbanua, Natalia Toni Wandra Toni Wandra Tua Siagian, Mindo Vierto Vierto Irennius Girsang W, Sonny Priajaya Warouw, Sonny Priajaya Winda Fatika Sari Wiratama Nugraha Mokoagow Wisnu Hidayat Yonggiana Zalukhu, Citiek Sundari Zebua, Maria Zefanny, Glori Feby Zega, Fitri Laras Martanti Br. Zulfendri Zulfendri