Ida Ayu Putu Linda Wulandari
Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Media Fabel Digital Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Kelas II SD Negeri 4 Jehem Kabupaten Bangli Ida Ayu Putu Linda Wulandari; Gek Diah Desi Sentana; Ni Nyoman Ayu Suciartini
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7252

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar memerlukan media yang menarik agar siswa lebih aktif dan mudah memahami materi. Berdasarkan hasil observasi di kelas II SD Negeri 4 Jehem Kabupaten Bangli, penggunaan media pembelajaran digital masih terbatas sehingga diperlukan pemanfaatan media yang sesuai dengan karakteristik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi media fabel digital dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada Bab 5 Berteman dalam Keragaman, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasinya, serta mengetahui respon dan keterlibatan siswa selama pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian meliputi PLT Kepala Sekolah, guru wali kelas II, dan siswa kelas II SD Negeri 4 Jehem yang berjumlah 16 orang. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi media fabel digital dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan penutup pembelajaran dengan memanfaatkan video fabel “Kancil dan Jerapah” yang ditayangkan melalui Smart TV. Faktor pendukung implementasi media meliputi dukungan sekolah, ketersediaan sarana dan prasarana, serta antusias siswa, sedangkan faktor penghambat meliputi gangguan listrik, jaringan internet, dan keterbatasan kemampuan siswa dalam penggunaan media digital. Penggunaan media fabel digital memperoleh respon positif dan meningkatkan keterlibatan siswa yang ditunjukkan melalui perhatian, antusiasme, serta partisipasi aktif selama pembelajaran berlangsung.