Pembelajaran menulis cerita imajinatif di sekolah dasar memerlukan pendekatan yang mampu mengembangkan kreativitas, keterampilan berpikir, dan keterlibatan aktif siswa. Namun, sebagian siswa masih mengalami kesulitan dalam menemukan ide, mengembangkan alur cerita, dan menuangkan gagasan ke dalam bentuk tulisan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendekatan deep learning dalam pembelajaran menulis cerita imajinatif siswa kelas V SD Negeri 11 Sesetan, mengidentifikasi kendala yang dihadapi guru, serta mendeskripsikan keterlibatan siswa selama pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru kelas V, dan siswa kelas V A. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendekatan deep learning dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Proses pembelajaran melibatkan kegiatan brainstorming, diskusi, pengembangan ide, penulisan cerita, dan refleksi yang mencerminkan karakteristik mindful learning, meaningful learning, dan joyful learning. Kendala yang dihadapi guru meliputi perbedaan kemampuan siswa, kesulitan mengembangkan ide cerita, dan keterbatasan waktu pembelajaran. Keterlibatan siswa menunjukkan hasil yang positif melalui keaktifan dalam diskusi, kemampuan mengemukakan ide, dan antusiasme selama pembelajaran. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pendekatan deep learning mampu menciptakan pembelajaran menulis yang lebih bermakna, reflektif, dan berpusat pada siswa.