I Made Sukariawan
Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Model Problem Based Learning Berbantuan Media Puzzle Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPAS Kelas V SD Nomor 2 Munggu Badung Ni Kadek Ayu Pramudia Cahyani; Ni Made Muliani; I Made Sukariawan; Ni Nyoman Ayu Suciartini
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7222

Abstract

Proses pembelajaran IPAS di sekolah dasar menuntut siswa memahami konsep secara bermakna melalui pengalaman belajar yang aktif. Namun, pembelajaran masih cenderung bersifat teacher centered sehingga hasil belajar siswa belum maksimal. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran seperti model Problem Based Learning berbantuan media puzzle untuk meningkatkan keaktifan dan pemahaman siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning berbantuan media puzzle terhadap hasil belajar siswa kelas V pada mata pelajaran IPAS di SD No. 2 Munggu Badung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis pre-eksperimen dan desain One Group Pre-test - Post-test Design. Subjek penelitian adalah siswa kelas V. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, studi pustaka, serta tes hasil belajar berupa pre-test dan post-test yang diberikan sebelum dan sesudah penerapan perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pre-test siswa sebesar 53,92, sedangkan nilai rata-rata post-test meningkat menjadi 86,60 setelah penerapan model Problem Based Learning berbantuan media puzzle. Hasil uji hipotesis menggunakan uji paired sample t-test diperoleh nilai signifikansi 0,000 < 0,05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model Problem Based Learning berbantuan media puzzle terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas Vdi SD No. 2 Munggu Badung.
Implementasi Pendekatan Deep Learning Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Pada Menulis Cerita Imajinatif Siswa Kelas V Di SD Negeri 11 Sesetan Ni Kadek Indah Dwi Anggraeni; Si Luh Nyoman Seriad; I Made Sukariawan
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7307

Abstract

Pembelajaran menulis cerita imajinatif di sekolah dasar memerlukan pendekatan yang mampu mengembangkan kreativitas, keterampilan berpikir, dan keterlibatan aktif siswa. Namun, sebagian siswa masih mengalami kesulitan dalam menemukan ide, mengembangkan alur cerita, dan menuangkan gagasan ke dalam bentuk tulisan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendekatan deep learning dalam pembelajaran menulis cerita imajinatif siswa kelas V SD Negeri 11 Sesetan, mengidentifikasi kendala yang dihadapi guru, serta mendeskripsikan keterlibatan siswa selama pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru kelas V, dan siswa kelas V A. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendekatan deep learning dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Proses pembelajaran melibatkan kegiatan brainstorming, diskusi, pengembangan ide, penulisan cerita, dan refleksi yang mencerminkan karakteristik mindful learning, meaningful learning, dan joyful learning. Kendala yang dihadapi guru meliputi perbedaan kemampuan siswa, kesulitan mengembangkan ide cerita, dan keterbatasan waktu pembelajaran. Keterlibatan siswa menunjukkan hasil yang positif melalui keaktifan dalam diskusi, kemampuan mengemukakan ide, dan antusiasme selama pembelajaran. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pendekatan deep learning mampu menciptakan pembelajaran menulis yang lebih bermakna, reflektif, dan berpusat pada siswa.