Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (MONAKI) untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Mahasiswa pada Matakuliah Sistem Pemrograman Tri Monarita Johan; Yolnasdi Yolnasdi
Educazione: Jurnal Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2026): EDUCAZIONE 2026
Publisher : Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/educazione.v2i2.70

Abstract

Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) adalah pendekatan instruksional yang menggunakan masalah dunia nyata sebagai konteks bagi siswa untuk belajar berpikir kritis, memecahkan masalah, dan memperoleh pengetahuan. Fokus utama PBL adalah keaktifan siswa dalam kelompok untuk mencari solusi, bukan sekadar menghafal materi. Lima sintaks utama dalam model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning atau PBL) adalah mengorientasikan siswa pada masalah, mengorganisasi siswa untuk belajar, membimbing investigasi, mengembangkan dan menyajikan hasil, serta menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah, menurut. Tahapan ini memastikan siswa secara aktif terlibat dalam memahami masalah, mencari solusi secara kolaboratif, dan merefleksikan pembelajaran mereka. Penelitian Tindakan Kelas ini menyelidiki efektivitas model pembelajaran berbasis masalah MONAKI dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar mahasiswa. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan dua siklus, penelitian ini melibatkan 35 mahasiswa semester lima dari program studi Teknik Elektro di Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi, analisis data difokuskan pada motivasi mahasiswa dalam mata kuliah “Sistem Pemrograman Lanjutan”. Pada awalnya, indikator motivasi dengan kinerja terendah adalah “memiliki tujuan yang ingin dicapai” (tingkat keberhasilan 60%). Namun setelah menerapkan model PBL MONAKI, indikator ini, bersama dengan “tekun dan teliti”, menunjukkan peningkatan yang signifikan (85,71%). Selain itu, nilai rata-rata post-test menunjukkan peningkatan 48,57% dari tolok ukur kompetensi minimum, temuan ini menunjukkan bahwa model PBL MONAKI secara efektif mengembangkan motivasi siswa dan meningkatkan hasil belajar dalam konteks penelitian. Penelitian ini menyoroti pentingnya menumbuhkan motivasi mahasiswa sebagai pendorong utama untuk kesuksesan akademik dan kesiapan menghadapi tantangan di masa depan. 
Problem-Based Learning Model (MONAKI) to Improve Motivation and Learning Outcomes of Pekanbaru STT Students: Model Pembelajaran Berbasis Masalah (MONAKI) Untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Mahasiswa STT Pekanbaru Tri Monarita Johan; Raimon Efendi
International Journal of Technology Vocational Education and Training Vol. 5 No. 1 (2024): IJTVET Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : Perkumpulan Doktor Indonesia Maju (PDIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46643/ijtvet.v5i1.176

Abstract

A learning model is a systematic approach or framework used to design, implement and evaluate the teaching and learning process. The purpose of using learning models is to increase the effectiveness of teaching and facilitate the achievement of predetermined learning goals. This type of research is Classroom Action Research (PTK) with a qualitative approach consisting of two cycles with each stage, including the planning stage, implementation stage, observation stage and reflection stage. The research location was carried out at the Pekanbaru College of Technology, Electrical Engineering study program with a total of 35 sixth semester students. The results of data analysis from observations on the learning motivation of semester 6 students, especially in the Computer Applications in Electrical Power Systems course in the application of the problem-based learning model with MONAKI syntax, the indicator of student learning motivation with the lowest level of success, namely in the 1st cycle, is the indicator of having a goal to be achieved. (60%) and in the second cycle it is an indicator of being diligent and thorough (85.71%). From the data above, it was found that the average post test score had increased by 48.57% from the minimum completeness criteria in implementing the Problem-Free Learning Model (MONAKI). The application of the Problem Based Learning Model (MONAKI) in the Computer Applications in Electrical Power Systems course, semester VI, has proven to be helpful in developing students' motivational abilities and learning outcomes.