Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Metodologi Perhitungan Pendapatan Nasional: Integrasi Faktor Sosial dan Lingkungan dalam Model Ekonomi: Development of National Income Calculation Methodology: Integration of Social and Environmental Factors in Economic Models Rosiana Aolia Saputri; Sarpini
Jurnal Ilmiah Universitas Satya Negara Indonesia Vol. 4 No. 2 (2026): Mei - October 2026
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi, & Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Satya Negara Indonesia (LP3M-USNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59408/jisni.v4i2.83

Abstract

Selama ini, pengukuran pendapatan nasional terutama bertumpu pada indikator ekonomi tradisional seperti Produk Domestik Bruto (PDB), yang lebih menekankan aktivitas produksi. Pendekatan ini dinilai belum mampu menggambarkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh karena belum memasukkan aspek sosial dan lingkungan. Penelitian ini mengusulkan pengembangan metodologi baru dalam perhitungan pendapatan nasional dengan mengintegrasikan variabel sosial meliputi ketimpangan pendapatan, tingkat kesehatan, dan mutu Pendidikan serta komponen lingkungan seperti emisi karbon, kerusakan sumber daya alam, dan biaya pemulihan ekosistem. Penelitian menggunakan metode kuantitatif melalui penyesuaian model pendapatan nasional standar dengan indikator sosial dan lingkungan, disertai analisis perbandingan terhadap model sebelumnya. Temuan menunjukkan bahwa pendekatan terintegrasi ini mampu memberikan gambaran pembangunan ekonomi yang lebih akurat serta mengungkap potensi bias ketika kebijakan hanya berfokus pada pertumbuhan PDB. Model yang ditawarkan diharapkan dapat menjadi alternatif dalam perumusan kebijakan ekonomi yang lebih adil, berkelanjutan, dan adaptif terhadap dinamika global, sekaligus memberikan kontribusi bagi pembaruan metodologi statistik ekonomi dan kerangka pembangunan berkelanjutan
RISIKO JANGKA PANJANG FISKAL DOMINANCE TERHADAP STABILITAS MONETER DAN UTANG PUBLIK INDONESIA Aufa Zidan Nul Arifin rifin; Sarpini
Jurnal Manajemen Vol 11 No 2 (2026): Volume 11 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Satya Negara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54964/manajemen.v11i2.599

Abstract

Fiscal dominance occurs when government fiscal policy dominates monetary policy, which can threaten monetary stability and increase public debt risk (Sargent & Wallace, 1981). This study analyzes the long-term risks of fiscal dominance in Indonesia, focusing on its impact on inflation, interest rates, and public debt accumulation. Using historical data from Bank Indonesia and the Ministry of Finance for the period 2000–2022, regression analysis and scenario simulations show that fiscal dominance increases the risk of chronic inflation and attracts public debt of up to 80% of GDP in extreme scenarios (Cochrane, 2011; oo IMF, 2021). In conclusion, there is a pressing need for stronger fiscal-monetary policy coordination to maintain Indonesia's economic stability (Siregar & Goo, 2008)