Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mekanisme Whistleblowing System dalam Memitigasi Motivasi Fraud pada Indikasi Kecurangan Laporan Keuangan Ahmad Bebin Najmuddin; Dwi Hayu Estrini; Ayu Sarah Sulistyawati
-
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecurangan laporan keuangan masih menjadi permasalahan serius di sektor perbankan karena dapat menimbulkan kerugian finansial yang signifikan dan menurunkan kepercayaan publik. Tujuan riset ini untuk menganalisis pengaruh target keuangan, kurang efektifnya pengawasan dan pergantian auditor terhadap kecurangan laporan keuangan dan menguji peran whistleblowing system sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel perusahaan sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021–2024. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling, sehingga diperoleh 168 unit data. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares (PLS) meliputi inner dan outer model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa target keuangan berpengaruh positif terhadap kecurangan laporan keuangan, sedangkan kurang efektifnya pengawasan dan pergantian auditor tidak memiliki pengaruh signifikan. Whistleblowing system terbukti mampu memoderasi hubungan antara target keuangan dan kecurangan laporan keuangan dengan memperlemah pengaruh tekanan keuangan terhadap perilaku kecurangan. Whistleblowing system tidak mampu memoderasi hubungan kurang efektifnya pengawasan dan pergantian auditor terhadap kecurangan laporan keuangan. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan fraud triangle dan implikasi praktis bagi perusahaan perbankan dalam memperkuat pencegahan kecurangan laporan keuangan.
ANALISIS PENGARUH KEPEMILIKAN MANAJERIAL TERHADAP FINANCIAL STATEMENT FRAUD DENGAN ESG SEBAGAI MODERASI Elvani Ananta Sutedjo Sanjoto; Melisa Anggraini; Ahmad Bebin Najmuddin
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 10 No 1 (2026): Edisi Januari - April 2026
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v10i1.7161

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kepemilikan manajerial terhadap potensi kecurangan laporan keuangan serta menganalisis apakah ESG Disclosure Score mampu memoderasi hubungan tersebut. Latar belakang penelitian ini didasari oleh adanya ketidakkonsistenan hasil penelitian terdahulu serta meningkatnya peran ESG sebagai mekanisme tata kelola eksternal dalam mendorong transparansi dan akuntabilitas perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari annual report, sustainability report, serta skor ESG Disclosure yang dikeluarkan oleh Bloomberg pada perusahaan yang terdaftar di Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Vietnam pada periode 2015–2023. Sampel penelitian diperoleh melalui metode purposive sampling dan menghasilkan 55 perusahaan. Analisis dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linear sederhana, serta uji moderasi dengan bantuan SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan manajerial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap potensi kecurangan laporan keuangan. Selain itu, ESG Disclosure Score terbukti mampu memperkuat pengaruh negatif tersebut, sehingga berperan sebagai variabel moderasi.