Parhan Aprian
Ilmu Hadis, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pendampingan Keagamaan oleh KUA Kecamatan Medan Tembung dalam Pembinaan Warga binaan: Implementasi dan Dampak Program di Lapas Tanjung Gusta Mayzatun Fatma; Khalida Zia Hasibuan; Sri Khadijah Panjaitan; Parhan Aprian; Sholahuddin Ashani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38548

Abstract

Rendahnya pemahaman keagamaan warga binaan di Lapas Kelas I Medan memicu krisis identitas dan degradasi moral yang menghambat proses rehabilitasi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program pendampingan keagamaan oleh KUA Kecamatan Medan Tembung dalam membangun ketahanan spiritual warga binaan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dengan penyuluh agama, observasi partisipatif di Lapas Tanjung Gusta, serta studi literatur ilmiah pendukung. Hasil utama menunjukkan bahwa strategi pendampingan berbasis “Narasi Keluarga sebagai Jembatan Taubat” secara signifikan memicu transformasi perilaku warga binaan. Dampak nyata program termanifestasi pada penguatan disiplin ibadah salat berjamaah, peningkatan minat menjadi khatib atau imam, serta kematangan kesiapan reintegrasi sosial yang dibuktikan dengan komitmen mantan warga binaan dalam mencari nafkah halal pasca-pembebasan. Pengabdian ini menyimpulkan bahwa pendekatan human-centric mentoring yang adaptif efektif mereduksi stigma diri dan merekonstruksi identitas warga binaan menjadi individu produktif yang taat hukum. Implikasi praktis dari program ini menegaskan urgensi standarisasi kolaborasi institusional antara KUA dan Lapas sebagai model nasional dalam menekan angka residivisme melalui penguatan modal spiritual secara berkelanjutan.