Lili Tansliova
Pendidikan Masyarakat, Universitas Negeri Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Penggunaan Tata Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Tulis Ilmiah Pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Medan Annisa Fitri Nasution; Mita Aulia; Rhasya Adhira Putri Hasbianda; Sasta Glovia Talenta Purba; Lili Tansliova
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38675

Abstract

Penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam karya tulis ilmiah merupakan salah satu aspek penting dalam dunia akademik. Penulisan karya ilmiah tidak hanya menuntut ketepatan isi, tetapi juga memerlukan penggunaan tata bahasa yang sesuai dengan kaidah kebahasaan yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan tata bahasa Indonesia dalam karya tulis ilmiah mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 20 mahasiswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa telah memahami dasar penggunaan bahasa ilmiah, namun masih ditemukan berbagai kesalahan dalam penggunaan diksi, penyusunan kalimat efektif, penggunaan tanda baca, dan kepaduan paragraf. Dari hasil penelitian diketahui bahwa 15 mahasiswa memiliki pemahaman cukup baik mengenai bahasa ilmiah, sedangkan 5 mahasiswa lainnya masih mengalami kesulitan dalam penerapan tata bahasa Indonesia dalam penulisan karya ilmiah. Faktor penyebab kesalahan tersebut antara lain kurangnya latihan menulis, rendahnya minat membaca karya ilmiah, serta minimnya bimbingan dalam proses penulisan. Oleh karena itu, diperlukan pembelajaran yang lebih intensif dan latihan berkelanjutan agar kemampuan menulis ilmiah mahasiswa dapat meningkat secara optimal.
Analisis Dampak Penggunaan Bahasa Tidak Baku terhadap Kemampuan Berbahasa Formal Mahasiswa dalam Situasi Akademik Labora Sianturi; Minna Bela; Anggun Shyafitri; Riwati Amelia; Lili Tansliova
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38777

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak penggunaan bahasa tidak baku terhadap kemampuan berbahasa formal mahasiswa dalam situasi akademik di lingkungan kampus. Fokus kajian meliputi bentuk penggunaan bahasa tidak baku dalam interaksi sehari-hari mahasiswa, seperti penggunaan bahasa gaul, singkatan, serta campuran bahasa, serta pengaruhnya terhadap kemampuan mahasiswa dalam menggunakan bahasa formal pada kegiatan akademik seperti diskusi dan presentasi.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi langsung di lingkungan kampus serta wawancara dengan beberapa mahasiswa. Data yang diperoleh menggambarkan kondisi nyata penggunaan bahasa dalam kehidupan sehari-hari serta keterkaitannya dengan kemampuan berbahasa formal mahasiswa dalam situasi akademik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa tidak baku masih dominan dalam komunikasi sehari-hari mahasiswa. Kebiasaan tersebut berdampak pada kemampuan berbahasa formal, yang terlihat dari masih adanya penggunaan bahasa tidak baku dalam kegiatan akademik. Mahasiswa cenderung mengalami kesulitan dalam menyusun kalimat formal secara tepat, serta kurang memperhatikan kaidah bahasa dalam penyampaian materi. Namun demikian, sebagian mahasiswa sudah mulai mampu menyesuaikan penggunaan bahasa sesuai dengan situasi formal.Lingkungan pergaulan dan kebiasaan berkomunikasi sehari-hari turut mempengaruhi kemampuan berbahasa formal mahasiswa. Intensitas penggunaan bahasa tidak baku menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kemampuan tersebut. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran dan pembiasaan penggunaan bahasa formal dalam situasi akademik agar kemampuan berbahasa mahasiswa dapat meningkat.Penelitian ini menegaskan bahwa penggunaan bahasa tidak baku memiliki dampak terhadap kemampuan berbahasa formal mahasiswa dalam situasi akademik, sehingga diperlukan upaya untuk meningkatkan penggunaan bahasa yang sesuai dengan kaidah dalam lingkungan pendidikan.