Ali Iskandar Zulkarnain
Pendidikan Agama Islam, Universitas Islam Negeri Palangkaraya

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Integrasi Nilai-Nilai Kurikulum Cinta dalam Pembelajaran PAI di Madrasah Ibtidaiyah untuk Penguatan Karakter Religius Siswa Fitrizal Fitrizal; Yuanda Dwi Safitri; Ahmad Fauzi; Dadang Sutioso; Ali Iskandar Zulkarnain
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38677

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi nilai-nilai Kurikulum Cinta dalam pembelajaran PAI di Madrasah Ibtidaiyah serta menganalisis perannya dalam penguatan karakter religius siswa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan (library research) dengan metode kualitatif, melalui kajian berbagai jurnal, buku, dan artikel ilmiah mengenai Kurikulum Cinta, pendidikan karakter, dan pembelajaran PAI. Berdasarkan hasil penelitian, Kurikulum Cinta berfokus pada penanaman nilai kasih sayang, empati, toleransi, kepedulian sosial, dan keteladanan dalam seluruh proses pendidikan. Integrasi nilai-nilai tersebut dalam pembelajaran PAI dilakukan melalui keteladanan guru, pembiasaan sikap religius, serta pembelajaran yang humanis dan berbasis pengalaman. Penerapan Kurikulum Cinta memberikan dampak positif terhadap penguatan karakter religius siswa, seperti meningkatnya kedisiplinan dalam beribadah, sikap jujur, tanggung jawab, toleransi, empati, dan kepedulian sosial. Dengan demikian, penerapan Kurikulum Cinta menjadi alternatif pembelajaran yang efektif dalam memperkuat karakter religius peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah.
Strategi Menyusun RPP dalam Pembelajaran PAI di MI Ali Iskandar Zulkarnain; Julianto Julianto; Kiki Yunita; Nor Laila; Abdul Khair
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38782

Abstract

Penelitian ini didasari oleh pentingnya penyusunan RPP dalam pembelajaran PAI di Madrasah Ibtidaiyah (MI), serta tantangan yang dihadapi guru dalam menyusunnya secara optimal. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji strategi penyusunan RPP yang efektif dan sesuai dengan karakteristik siswa MI. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research) yang menganalisis berbagai sumber yang relevan.Hasilnya menunjukkan bahwa penyusunan RPP yang baik harus mempertimbangkan karakteristik siswa, kecocokan tujuan, pemilihan metode, dan penggunaan media pembelajaran yang tepat. Peningkatan kompetensi guru juga menjadi faktor kunci dalam pembuatan RPP yang efektif. Kesimpulannya, Penyusunan RPP secara sistematis dan kontekstual dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran PAI yang lebih aktif, bermakna, serta berpusat pada pengembangan karakter peserta didik.
Penyusunan Asesmen Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Madrasah Ibtidaiyah Ahmad Rafi’i; Azmi Abdul Aziz; Hidayatullah Hidayatullah; Aditya Achmad Habibie; Ali Iskandar Zulkarnain
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39863

Abstract

Asesmen merupakan komponen integral dalam penyelenggaraan pendidikan yang berfungsi sebagai alat ukur keberhasilan proses pembelajaran secara menyeluruh. Dalam konteks Pendidikan Agama Islam (PAI) di Madrasah Ibtidaiyah (MI), penyusunan asesmen yang tepat dan komprehensif menjadi kebutuhan yang sangat mendasar, mengingat tujuan pembelajaran PAI tidak hanya mencakup penguasaan pengetahuan, melainkan juga pembentukan sikap religius dan pengembangan keterampilan ibadah peserta didik. Kajian ini bertujuan untuk menelaah konsep, bentuk, dan teknik penyusunan asesmen pembelajaran PAI di MI yang mencakup tiga ranah utama, yaitu kognitif, afektif, dan psikomotorik. Ranah kognitif dievaluasi melalui tes tertulis, tes lisan, dan penugasan guna mengukur kemampuan siswa dari tingkat pengetahuan dasar hingga kemampuan berpikir tingkat tinggi seperti analisis, sintesis, dan evaluasi. Ranah afektif dinilai melalui observasi berkelanjutan terhadap perilaku dan sikap religius siswa, dengan melibatkan orang tua sebagai sumber informasi pendukung. Adapun ranah psikomotorik diukur melalui penilaian praktik dan unjuk kerja, meliputi kemampuan siswa dalam melaksanakan ibadah seperti salat, membaca Al-Qur’an, dan berwudhu. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan berbagai teknik dan instrumen asesmen secara terpadu dapat memberikan gambaran perkembangan belajar siswa yang lebih akurat dan autentik. Meskipun demikian, pelaksanaan asesmen afektif masih menghadapi tantangan berupa subjektivitas penilaian yang perlu diatasi melalui penggunaan instrumen yang terstandarisasi. Dengan demikian, asesmen yang dirancang secara sistematis dan menyeluruh berkontribusi besar terhadap peningkatan mutu pembelajaran PAI di Madrasah Ibtidaiyah.
Pengertian dan Jenis-Jenis Model serta Metode Pembelajaran PAI di MI Junnela Duwiyani; Ikrimah Rahmadani; Marlina Marlina; Tri Silawati Ningsih; Ali Iskandar Zulkarnain
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40488

Abstract

Penelitian ini ditujukan guna menelaah model dan metode pembelajaran Pendidikan agama Islam (PAI) pada Madrasah Ibtidaiyah (MI) pada menaikkan efektivitas proses pembelajaran. Pendekatan yg digunakan ialah kualitatif menggunakan metode studi literatur, yaitu menggunakan menyelidiki sejumlah karya dan artikel ilmiah serta buku yang relevan. Temuan kajian membuktikan bahwa contoh pembelajaran seperti kontekstual, PAIKEM, masalah Based Learning, Inkuiri, dan Project Based Learning mampu membentuk pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, serta berorientasi pada peserta didik. sementara itu, metode pembelajaran mirip ceramah, diskusi, demonstrasi, tanya jawab, serta drill mempunyai peran penting pada memberikan materi secara efektif sesuai dengan ciri siswa. Kombinasi contoh serta metode pembelajaran yang tepat berpotensi mengoptimalkan pemahaman, motivasi, serta pembentukan sikap serta akhlak siswa dalam pembelajaran PAI. Kesimpulannya, keberhasilan pembelajaran PAI di MI sangat bergantung pada kemampuan pengajar pada memilih dan mengimplementasikan contoh dan metode pembelajaran yg sesuai.