Nur Abida
Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Literature Review: Hubungan Tingkat Pengetahuan Mengenai Diit Sehat dengan Perilaku Diet Pencegahan Gagal Ginjal Pada Siswa Indah Prayudita; Naelan Najah; Nur Abida; Milkhatun Milkhatun
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38704

Abstract

Gagal ginjal merupakan salah satu penyakit kronik yang prevalensinya terus meningkat dan dipengaruhi oleh pola makan yang tidak sehat. Perilaku diit yang tidak tepat, seperti konsumsi makanan cepat saji, minuman berpemanis, serta asupan protein yang tidak seimbang, dapat meningkatkan risiko gangguan fungsi ginjal. Pengetahuan mengenai diit sehat menjadi faktor penting dalam membentuk perilaku diit, khususnya pada siswa sebagai kelompok usia remaja. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan mengenai diit sehat dengan perilaku diit pencegahan gagal ginjal pada siswa. Metode Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan menganalisis 20 jurnal yang relevan. Pencarian literatur dilakukan melalui database elektronik dengan kata kunci yang berkaitan dengan pengetahuan diit, makanan cepat saji, minuman berpemanis, protein, perilaku diit, dan gagal ginjal. Artikel yang dipilih merupakan artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil literature review menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan mengenai diit sehat dengan perilaku diit pencegahan gagal ginjal pada siswa. Pengetahuan yang baik mengenai makanan cepat saji, makanan berpemanis, dan sumber protein berpengaruh terhadap perilaku diit yang lebih sehat, seperti membatasi konsumsi makanan berisiko dan menjaga keseimbangan nutrisi. Kesimpulan Tingkat pengetahuan yang baik berperan dalam membentuk perilaku diit sehat sebagai upaya pencegahan gagal ginjal. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pengetahuan melalui edukasi kesehatan sejak dini.