Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kesalahan Penggunaan Istilah Biologi dalam Diskusi Kelas Annisa Rahmah; Hanifa Litania; Intan Nuraini; Latifah Zahra Gajah; Revana Alisya
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38863

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk kesalahan penggunaan istilah biologi yang terjadi dalam kegiatan diskusi kelas oleh siswa. Mata pelajaran biologi memuat banyak istilah ilmiah yang bersumber dari bahasa Latin dan bahasa Yunani, sehingga sering kali menjadi sumber kebingungan bagi siswa ketika harus menggunakannya secara lisan maupun tulisan dalam konteks diskusi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka (library research), yaitu dengan mengumpulkan, menelaah, dan menganalisis berbagai sumber literatur ilmiah yang relevan, berupa jurnal-jurnal pendidikan biologi, linguistik pendidikan, dan pembelajaran bahasa Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa kesalahan penggunaan istilah biologi dalam diskusi kelas mencakup empat kategori utama: (1) kesalahan fonologis berupa pelafalan istilah Latin/Yunani yang tidak tepat, (2) kesalahan semantik berupa penggunaan istilah dengan makna yang tidak sesuai, (3) kesalahan morfologis berupa perubahan bentuk istilah yang menyimpang, serta (4) kesalahan konseptual berupa ketidaksesuaian antara istilah yang digunakan dengan konsep yang dimaksud. Faktor penyebab kesalahan meliputi minimnya penguasaan kosakata ilmiah, pengaruh bahasa gaul, keterbatasan lingkungan belajar, dan kurangnya latihan berbahasa ilmiah dalam diskusi. Kajian ini menyimpulkan bahwa perlu adanya penguatan literasi istilah ilmiah biologi secara terstruktur dalam proses pembelajaran, khususnya melalui kegiatan diskusi kelas yang terbimbing.
Uji Aktivitas Klorofil Daun Putri Malu (Mimosa pudica Linn) Sebagai Antibakteri Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli Annisa Rahmah; Idramsa; Iin Agustina Ritonga
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 13 No. 4 (2025): December
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v13i4.18470

Abstract

Infectious diseases caused by pathogenic bacteria such as Staphylococcus aureus and Escherichia coli remain a health problem, especially due to increasing antibiotic resistance. Therefore, antibacterial alternatives from natural materials are needed, one of which is the chlorophyll pigment from Mimosa pudica Linn. This study aims to test the antibacterial activity of chlorophyll from young and old leaves of M. pudica Linn and compare the inhibitory power of both against test bacteria. This study is an experimental study that includes the preparation of simple drugs, ethanol extraction, liquid-liquid fractionation, purification using thin layer chromatography (TLC) and column chromatography, and antibacterial testing by disc diffusion method using standard bacterial inoculum McFarland 0.5. The purification results showed an Rf value of 0.87 with one spot indicating pure chlorophyll fraction. The antibacterial activity of chlorophyll is relatively weak, but the chlorophyll fraction of old leaves showed greater inhibitory power than young leaves. The highest inhibition zone against S. aureus was obtained from old leaf chlorophyll of 4.00 ± 1.01 mm, while against E. coli it was 2.54 ± 0.52 mm.