Cinta Dwi Afrilya
Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Potret Kehidupan Sosial dalam Novel Dia adalah Kakakku Karya Tere Liye: Kajian Sosiologi Sastra Cinta Dwi Afrilya; Mauleni Rizky Ertikahayu; Khaylla Adellia Chayati; Gatot Sarmidi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38888

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan potret kehidupan sosial dalam novel Dia Adalah Kakakku melalui kajian sosiologi sastra dari sudut pandang penulis. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh anggapan bahwa karya sastra merupakan refleksi realitas sosial yang tidak terlepas dari kondisi masyarakat dan pengalaman pengarang. Novel sebagai karya sastra tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai sarana penyampaian nilai sosial dan kritik terhadap kehidupan masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan sosiologi sastra. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dengan teknik baca dan catat terhadap teks novel. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Dia Adalah Kakakku memuat berbagai aspek kehidupan sosial, seperti hubungan kekeluargaan, konflik sosial, nilai kasih sayang, empati, pengorbanan, serta tanggung jawab sosial. Selain itu, sudut pandang penulis dalam novel memperlihatkan adanya refleksi pengalaman sosial yang diolah secara imajinatif sehingga menghasilkan karya sastra yang memiliki nilai moral dan sosial yang kuat. Penelitian ini juga menemukan bahwa pengarang menggunakan pengalaman sosial sebagai dasar pembentukan karakter dan konflik dalam cerita sehingga novel menjadi representasi kehidupan masyarakat secara realistis. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian sosiologi sastra, khususnya mengenai hubungan antara karya sastra, realitas sosial, dan perspektif pengarang.