Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Role of Learning Administration in Optimizing Teachers' Professional Competencies in the Era of Education Digitalization Eyrik Indriyanto; Muhamad Sidiq Asyhari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39155

Abstract

Transformasi digital dalam dunia pendidikan mendorong perubahan signifikan pada sistem pembelajaran dan tata kelola administrasi pendidikan sehingga menuntut guru memiliki kompetensi profesional yang adaptif terhadap perkembangan teknologi pembelajaran. Namun, implementasi administrasi pembelajaran berbasis digital masih menghadapi berbagai tantangan, seperti rendahnya literasi teknologi, keterbatasan infrastruktur, dan belum optimalnya pengelolaan administrasi akademik. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran administrasi pembelajaran dalam meningkatkan kompetensi profesional guru pada era digitalisasi pendidikan, mengidentifikasi tantangan implementasi administrasi pembelajaran digital, serta mendeskripsikan strategi optimalisasi administrasi pembelajaran secara efektif dan berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kajian literatur melalui analisis artikel ilmiah, jurnal bereputasi, dan sumber akademik relevan. Teknik analisis data dilakukan melalui analisis tematik, content analysis, dan sintesis naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa administrasi pembelajaran berbasis digital berperan penting dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran, kompetensi digital guru, efisiensi administrasi akademik, dan adaptasi profesional terhadap transformasi pendidikan berbasis teknologi.
Implementasi Nilai-Nilai Adab Islami Pada Peserta Didik Melalui Kegiatan Ekstrakulikuler Keagamaan Di SMK PGRI 1 Tulungagung Haikal; Muhamad Sidiq Asyhari; Nizar Khoirul Anam; Jumadil; Rafli Rasyid Tamher; Mohammad Ighil
Journal of Golden Generation Abdimas Vol. 2 No. 3 (2026): September: Journal of Golden Generation Abdimas
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgga.v2i3.1101

Abstract

Kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) ini bertujuan untuk menginternalisasikan nilai-nilai adab Islami pada peserta didik melalui pendampingan dalam memulai kegiatan ekstrakurikuler keagamaan di sekolah. Permasalahan yang ditemukan di lapangan adalah masih kurangnya pemahaman siswa mengenai adab dasar dalam aktivitas keagamaan serta minimnya pembiasaan sikap islami sebelum kegiatan dimulai. Pelaksanaan program dilakukan selama masa PPL melalui pendekatan partisipatif dengan tahapan observasi awal, perencanaan kegiatan, sosialisasi nilai-nilai adab, pendampingan praktik, dan evaluasi. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan kedisiplinan, sikap santun, serta kesiapan spiritual siswa sebelum mengikuti kegiatan ekstrakurikuler keagamaan. Selain itu, peserta didik menjadi lebih memahami makna penting adab islami seperti salam, tertib, kebersihan, dan niat sebelum beribadah. Evaluasi akhir mengindikasikan bahwa internalisasi nilai adab Islami berjalan efektif dan memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter religius siswa. Ke depan, program ini direkomendasikan untuk dilanjutkan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara guru pembina, sekolah, dan peserta didik guna memperkuat budaya religius di lingkungan sekolah.
Pengabdian Masyarakat melalui Penerapan Habit Tracker sebagai Media Pengenalan Pembiasaan Ibadah, Kemandirian, dan Akhlak Santri TPQ Ar-Ridlo Alivia Wardah; Muhamad Sidiq Asyhari
Journal of Golden Generation Abdimas Vol. 2 No. 3 (2026): September: Journal of Golden Generation Abdimas
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgga.v2i3.1120

Abstract

Pembiasaan kebiasaan baik pada santri kerap kehilangan kesinambungan ketika kegiatan belajar mengaji tidak didampingi secara langsung, terutama pada masa-masa tertentu seperti musim perayaan Agustusan yang menyebabkan tingkat kehadiran menurun. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di TPQ Ar-Ridlo, Bareng, Jombang, dengan sasaran 20 santri berusia 9-14 tahun pada kelompok mengaji ba'da Maghrib. Program ini bertujuan mengenalkan Habit Tracker cetak sebagai alat pemantauan mandiri untuk mendukung keberlangsungan disiplin ibadah, kemandirian, dan akhlak baik di rumah. Metode pelaksanaan meliputi observasi awal melalui wawancara dengan pengasuh TPQ, penyusunan instrumen Habit Tracker, sosialisasi dan pembagian booklet disertai pre-test, pengisian mandiri oleh santri selama satu pekan, serta pengumpulan yang disertai post-test. Temuan awal dari observasi menunjukkan bahwa ketidakhadiran yang tidak menentu menjadi kendala utama dalam menjaga kebiasaan yang telah ditanamkan di TPQ. Habit Tracker dirancang dengan lima indikator dalam tiga domain, yaitu ibadah, literasi digital, dan kemandirian, dilengkapi kolom keterlibatan orang tua. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal pengenalan praktik pemantauan kebiasaan yang sederhana, berkelanjutan, dan melibatkan keluarga bagi santri.