Budi Gautama Siregar
Ekonomi Syariah, Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemikiran Ekonomi Rasulullah SAW dan Relevansinya terhadap Kebijakan Ekonomi Kontemporer Muhammad Idris Rangkuti; Budi Gautama Siregar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39371

Abstract

Permasalahan ekonomi modern ditandai oleh ketimpangan distribusi, praktik monopoli, dan rendahnya transparansi pasar. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemikiran ekonomi Rasulullah SAW serta relevansinya terhadap kebijakan ekonomi kontemporer. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) yang dipadukan dengan analisis deskriptif terhadap praktik kelembagaan pada BPP Hutarimbaru Kotanopan. Data diperoleh dari literatur ekonomi Islam, jurnal ilmiah, dokumen kebijakan, dan laporan kelembagaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip ekonomi Rasulullah SAW seperti tauhid, keadilan, amanah, larangan riba, serta pengawasan pasar masih relevan diterapkan dalam kebijakan ekonomi modern. Implementasi nilai-nilai tersebut terlihat pada praktik distribusi bantuan, transparansi administrasi, dan pelayanan publik di BPP Hutarimbaru. Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi nilai ekonomi Islam dapat mendukung terciptanya sistem ekonomi yang adil, transparan, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.
Konstruksi Pemikiran Larangan Bunga dalam Ekonomi Islam: Perspektif Al-Qur’an dan Ulama Klasik-Kontemporer Leily Wahyuni Harahap; Budi Gautama Siregar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40265

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis konstruksi pemikiran larangan bunga dalam ekonomi Islam berdasarkan perspektif Al-Qur’an serta pandangan ulama klasik dan kontemporer. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan melalui analisis ayat Al-Qur’an, hadis, kitab fikih, dan literatur ekonomi Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ulama klasik dan kontemporer sepakat mengharamkan riba karena bertentangan dengan prinsip keadilan dan kemaslahatan. Perbedaannya terletak pada pendekatan dalam memahami penerapan bunga pada sistem keuangan modern. Ulama klasik cenderung menggunakan pendekatan tekstual, sedangkan ulama kontemporer lebih kontekstual terhadap perkembangan ekonomi dan perbankan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa larangan bunga bertujuan membangun sistem ekonomi yang adil, etis, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Peran Inovasi dan Digitalisasi dalam Pengelolaan Zakat untuk Mendukung Efektivitas Penghimpunan dan Distribusi: Kajian Literatur Hiyasni Ayu Harahap; Budi Gautama Siregar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40655

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran inovasi dan digitalisasi dalam pengelolaan zakat serta pengaruhnya terhadap efektivitas penghimpunan dan pendistribusian zakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian literatur (literature review), yaitu dengan mengkaji berbagai jurnal ilmiah, buku, dan sumber terpercaya yang relevan dengan inovasi dan digitalisasi dalam pengelolaan zakat. Hasil kajian menunjukkan bahwa digitalisasi memberikan dampak positif terhadap peningkatan efektivitas penghimpunan zakat melalui kemudahan akses pembayaran menggunakan platform digital seperti aplikasi mobile, e-wallet, QRIS, dan e-commerce. Selain itu, digitalisasi juga meningkatkan efisiensi dan ketepatan dalam pendistribusian zakat melalui pemanfaatan teknologi seperti big data dan sistem informasi zakat. Namun, implementasi digitalisasi masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain keterbatasan infrastruktur teknologi, rendahnya literasi digital masyarakat, serta isu keamanan data dan kepatuhan syariah. Oleh karena itu, diperlukan strategi kolaboratif antara lembaga zakat, pemerintah, dan penyedia layanan teknologi untuk mengoptimalkan pengelolaan zakat berbasis digital. Dengan demikian, digitalisasi dapat menjadi solusi strategis dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan zakat guna mendukung kesejahteraan masyarakat.