Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Kepribadian dalam Memprediksi Kenyamanan Komunikasi pada Kelompok Mahasiswa Beda Budaya Sugeng Sejati; Nabila Zahira; Selly Dwi Mayang Sari; Ridia Desnika; Tiara Amelia; Indah Tuti Agustin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39490

Abstract

Keberagaman budaya di lingkungan perguruan tinggi menciptakan dinamika komunikasi interpersonal yang kompleks. Perbedaan latar belakang budaya dan karakter kepribadian mahasiswa berpengaruh terhadap tingkat kenyamanan mereka dalam berinteraksi di kelompok dengan latar belakang budaya yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepribadian terhadap kenyamanan komunikasi interpersonal mahasiswa. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam (in-depth interview) terhadap mahasiswa yang tergabung dalam kelompok belajar dengan latar belakang budaya yang berbeda. Wawancara dilakukan secara semi-terstruktur untuk menggali pengalaman komunikasi, persepsi kenyamanan, serta strategi adaptasi dalam kelompok. Data pendukung diperoleh melalui observasi terbatas terhadap dinamika interaksi mahasiswa. Analisis data dilakukan secara tematik naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa dengan kecenderungan kepribadian terbuka dan ekstrovert lebih mudah beradaptasi serta merasa nyaman dalam komunikasi kelompok, sementara mahasiswa introvert membutuhkan waktu penyesuaian yang lebih lama. Kenyamanan komunikasi dipengaruhi oleh empati, penerimaan sosial, kontrol diri, dan respons positif antar anggota kelompok. Hambatan komunikasi berupa perbedaan gaya bicara dan latar budaya dapat diminimalkan melalui sikap saling menghargai dan keterbukaan. Penelitian ini menegaskan bahwa kepribadian berperan penting dalam membentuk kualitas komunikasi interpersonal mahasiswa dengan latar belakang budaya yang berbeda.
Analisis Pemahaman Hukum Islam Melalui Metode Mantuq Dan Mafhum Dalam Menyelesaikan Permasalahan Ibadah Dan Muamalah Fredela nesyah; Indah Tuti Agustin; Gustiya Sunarti
Journal of Religion and Social Community | E-ISSN : 3064-0326 Vol. 2 No. 1 (2025): Juli - September
Publisher : GLOBAL SCIENTS PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The analysis of Islamic legal understanding through the methods of mantuq and mafhum plays a significant role in addressing issues related to both worship (ibadah) and social transactions (muamalah). The mantuq method refers to the derivation of rulings based on the explicit meaning of Qur’anic and Hadith texts, while the mafhum method is employed to extract rulings through the implicit meanings embedded within the scriptural language. Both methods serve as essential argumentative foundations for scholars and practitioners of Islamic law in responding to the dynamic challenges faced by Muslim communities. In the sphere of worship, these methods provide clarity on matters such as differences in prayer practices or the determination of prayer times. In the realm of muamalah, their relevance is evident in contemporary issues including digital transactions, electronic money, and technology-based zakat management. This study adopts a qualitative approach through library research, examining both classical and modern literature in the fields of usul al-fiqh, Qur’anic exegesis, and Hadith, while also comparing classical scholarly opinions with contemporary fatwas, such as those issued by the National Sharia Council of Indonesia (DSN-MUI). The findings are expected to enrich the methodological discourse of istinbath al-ahkam (derivation of legal rulings), reaffirm the relevance of mantuq and mafhum, and provide practical solutions to current issues in worship and social transactions..