Syahlan Anugra Taslim
Universitas Hasanuddin

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kesesuaian Spasial Temporal Budidaya Rumput Laut di Perairan Kepulauan Tanakeke Berbasis Sistem Informasi Geografis Muhammad Taufiq; Syahlan Anugra Taslim; Muhammad Fakhruddin Rifaldi; Ahmad Albar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39565

Abstract

Budidaya rumput laut merupakan aktivitas pesisir penting di Kepulauan Tanakeke, Sulawesi Selatan, namun tingkat kesesuaian lokasi dapat berubah mengikuti dinamika lingkungan perairan. Penelitian ini bertujuan memetakan kesesuaian spasio-temporal perairan untuk budidaya rumput laut dan embilan indikasi kalender musim tanam berbasis analisis Sistem Informasi Geografis (SIG) serta skoring berbobot. Analisis dilakukan pada embilan titik pengamatan di Desa Rewataya, Balangdatu, dan Tompotana selama November 2024-Oktober 2025. Matriks kesesuaian disusun menggunakan parameter nitrat, fosfat, kedalaman, kecerahan, kecepatan arus, padatan tersuspensi, salinitas, tipe substrat, dan klorofil-a. Nilai akhir kemudian diklasifikasikan ke dalam empat kategori, yaitu sangat sesuai (S1), sesuai (S2), cukup sesuai (S3), dan tidak sesuai (N). Hasil penilaian menunjukkan pola musiman yang konsisten. Kondisi sangat sesuai terutama teridentifikasi pada Juli-September, kategori sesuai lebih banyak muncul pada Oktober-Maret, sedangkan penurunan kesesuaian paling nyata terjadi pada April-Juni. Temuan ini menunjukkan bahwa pengelolaan budidaya di Tanakeke perlu mempertimbangkan kombinasi antara pemilihan lokasi dan waktu tanam. Peta kesesuaian dan pola temporal yang dihasilkan dapat digunakan sebagai dasar awal untuk pengambilan keputusan budidaya yang lebih adaptif, dengan tetap memerlukan verifikasi lapangan dan validasi terhadap kinerja produksi.