Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Budaya Berpikir dalam Menciptakan Pembelajaran yang Bermakna Rosmiati Ramli; Misbah Misbah; Kurnia Alex; Fitriani Muh Amin
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Mahasiswa dan Akademisi Vol. 1 No. 6 (2026)
Publisher : Prodi PGSD Unsultra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/intelektual.v1i6.582

Abstract

Pembelajaran abad ke-21 menuntut pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi, metakognisi, serta sikap belajar mandiri dan reflektif. Salah satu pendekatan yang relevan untuk mewujudkan pembelajaran bermakna adalah melalui penguatan budaya berpikir (culture of thinking) di kelas. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis peran budaya berpikir dalam menciptakan pembelajaran yang bermakna melalui pendekatan studi literatur. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan desain studi kepustakaan, dengan sumber data berupa buku teks, artikel jurnal nasional dan internasional, serta prosiding ilmiah yang relevan dan terbit dalam sepuluh tahun terakhir. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi untuk mengidentifikasi tema-tema utama yang berkaitan dengan budaya berpikir, pembelajaran bermakna, serta implikasinya dalam praktik pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa budaya berpikir berperan penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman secara psikologis dan intelektual, meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS), memperdalam pemahaman konseptual, menumbuhkan motivasi serta kemandirian belajar siswa, dan menguatkan peran guru sebagai fasilitator berpikir. Budaya berpikir mendorong siswa untuk aktif bertanya, berdiskusi, merefleksikan pemahaman, serta mengaitkan konsep dengan pengalaman nyata. Dengan demikian, pembelajaran tidak lagi bersifat hafalan, melainkan bermakna dan berorientasi pada pemahaman yang mendalam dan berkelanjutan. Artikel ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pendidik dan peneliti dalam mengembangkan praktik pembelajaran yang berpusat pada proses berpikir siswa.
Rekonstruksi Konsep Dasar, Pembinaan, dan Pembaharuan Kurikulum dalam Perspektif Pendidikan Kontemporer Kurnia Alex; Fitriani Muh. Amin; Dadang Sumarna
Jurnal Pendidikan, Kepelatihan, Olahraga, dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Edisi Juni 2026
Publisher : FKIP UNSULTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/sportika.v2i1.688

Abstract

This research aims to reconstruct the basic concepts, development, and renewal of the curriculum from a contemporary educational perspective through a literature study approach. Social change, technological developments, and the demands of globalization are driving the education system to continuously adapt the curriculum to meet the needs of 21st-century students. This study employed qualitative methods with a literature review approach, drawing on various recent scientific sources, such as national and international journals, academic books, and educational policy documents. The results indicate that the basic concept of the curriculum has shifted from a content-oriented approach to a competency- and character-based approach. Furthermore, curriculum development is no longer solely top-down but involves the active role of teachers as curriculum developers at the educational unit level. Curriculum renewal also emphasizes flexibility, learning differentiation, and the integration of digital technology into the learning process. Other findings indicate that the success of curriculum renewal is greatly influenced by teacher readiness, policy support, and the local socio-cultural context. Thus, curriculum reconstruction from a contemporary educational perspective requires a synergy between innovation, adaptation, and sustainability to create an education system that is responsive and relevant to the challenges of the times.