Suko Suko
Prodi Konseling Pastoral, Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kemampuan Konselor Sekolah dalam Menangani Krisis Akademik dan Non- Akademik Siswa: Telaah Pastoral Sekolah Andria Anjela; Maulidia Afrilianti; Ratna Ratna; Stevin Vais Bibarta Pratama; Suko Suko
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 8, No 3 (2026): Juni
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v8i3.9116

Abstract

Meningkatnya berbagai permasalahan akademik dan nonakademik siswa menuntut sekolah memiliki layanan konseling yang mampu menangani krisis secara efektif dan holistik. Penelitian ini bertujuan menganalisis kemampuan konselor sekolah dalam menangani krisis siswa melalui perspektif pastoral sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur terhadap empat guru Bimbingan dan Konseling (BK) serta guru pendamping di SMP Gembala Baik Pontianak, SD Plus Gembala Baik Pontianak, SMA Kesehatan Bina Dharma Pontianak, dan SMA Katolik Talino Ambawang. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan konselor dalam menangani krisis diwujudkan melalui identifikasi dini permasalahan siswa, pengembangan relasi empatik, komunikasi terbuka, kolaborasi dengan guru dan orang tua, serta integrasi nilai-nilai pastoral dalam proses pendampingan. Temuan menunjukkan bahwa pendekatan pastoral memperluas fungsi konseling krisis dari sekadar penyelesaian masalah menjadi pendampingan yang mendukung pemulihan psikologis, sosial, dan spiritual siswa. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan kompetensi konselor dan pengembangan layanan bimbingan dan konseling terintegrasi untuk mendukung kesejahteraan siswa secara menyeluruh.
PELATIHAN KOMPETENSI PEMIMPIN UMAT DALAM IBADAT SABDA HARI MINGGU TANPA IMAM DI PAROKI SALIB SUCI BEDUAI KEUSKUPAN SANGGAU Suko Suko; Agnesia Eyata Tarigas; Imanuel Bagus; Poja Andreas; Yopita Indah Sari
Amare Vol. 5 No. 1 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52075/57hj2g92

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi, motivasi, dan keterlibatan pemimpin umat dalam memimpin Ibadat Sabda Hari Minggu tanpa imam di Paroki Salib Suci Beduai, Keuskupan Sanggau. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada menurunnya partisipasi dan kompetensi pemimpin umat dalam pelayanan liturgi, serta keterbatasan kehadiran imam di wilayah stasi. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan 58 peserta dari 21 stasi. Kegiatan dilaksanakan melalui seminar, ceramah, diskusi, berbagi pengalaman, serta praktik langsung memimpin Ibadat Sabda. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan ini memberikan dampak positif bagi para peserta, baik secara pengetahuan, keterampilan, maupun spiritualitas. Para pemimpin umat mengalami peningkatan pemahaman tentang tata perayaan Ibadat Sabda, bertambahnya kepercayaan diri dalam memimpin ibadat, serta tumbuhnya kembali motivasi untuk melayani. Selain itu, pelatihan ini juga mengungkap adanya kesenjangan antara kompetensi dan kemauan melayani di kalangan umat. Oleh karena itu, kegiatan ini menjadi model pemberdayaan yang efektif dalam memperkuat peran kaum awam dalam kehidupan Gereja, serta perlu dilaksanakan secara berkelanjutan untuk mendukung perkembangan iman umat di wilayah stasi.