Manajemen integrasi lintas sektor dalam pelayanan kesehatan menjadi pendekatan penting dalam meningkatkan efektivitas sistem pelayanan kesehatan, terutama di tengah kompleksitas kebutuhan masyarakat, perkembangan teknologi digital, dan tuntutan pelayanan yang berpusat pada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kolaborasi multi-stakeholder dan outcome layanan dalam implementasi integrasi lintas sektor pada pelayanan kesehatan melalui pendekatan tinjauan literatur (literature review). Literatur diperoleh dari berbagai basis data akademik seperti Google Scholar, ScienceDirect, PubMed, dan jurnal internasional yang relevan dengan topik penelitian. Hasil sintesis literatur menunjukkan bahwa keberhasilan integrasi pelayanan kesehatan dipengaruhi oleh kolaborasi antar organisasi kesehatan, komunikasi lintas sektor, kepemimpinan kolaboratif, keterlibatan stakeholder, serta dukungan teknologi digital dan sistem informasi terintegrasi. Integrasi lintas sektor juga terbukti mampu meningkatkan koordinasi pelayanan, memperluas akses layanan kesehatan, meningkatkan efisiensi sistem kesehatan, serta memperbaiki outcome layanan pasien secara berkelanjutan. Namun demikian, implementasi integrasi pelayanan kesehatan masih menghadapi berbagai tantangan seperti hambatan koordinasi, keterbatasan sumber daya, perbedaan budaya organisasi, dan kesiapan teknologi yang belum merata. Oleh karena itu, diperlukan strategi manajemen yang sistematis, kolaboratif, dan adaptif untuk memperkuat integrasi lintas sektor dalam pelayanan kesehatan agar kualitas layanan kesehatan dapat meningkat secara optimal dan berkelanjutan.