This Author published in this journals
All Journal Central Publisher
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA TERHADAP PERKEMBANGAN KEPRIBADIAN REMAJA Budi Santoso; Dimas Ariyanda; Farhri Satya; Riyan Eko; Ismail Mubarok
Journal Central Publisher Vol 3 No 8 (2025): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v3i8.714

Abstract

Latar Belakang : Masa remaja merupakan tahap peralihan antara masa kanak-kanak menuju masa dewasa yang ditandai dengan berbagai perubahan, baik secara fisik, psikologis, maupun sosial. Pada fase ini, individu sedang dalam proses pencarian jati diri, pembentukan karakter, serta penyesuaian diri terhadap lingkungan sekitar. Perkembangan yang terjadi pada masa remaja sangat menentukan kualitas kepribadian seseorang di masa depan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembelajaran pendidikan agama terhadap perkembangan kepribadian remaja di tengah arus globalisasi dan modernisasi, serta mengidentifikasi dampak positif, dampak negatif, dan tantangan yang dihadapi, guna merumuskan strategi pembelajaran yang relevan. Metode : Dalam penelitaan ini metode yang di gunakan menggunakan pendekatan studi kepustakaan dengan menelaah berbagai sumber, dalil Al-Qur’an, Hadits, dan hasil penelitian terdahulu untuk menguraikan hubungan antara internalisasi nilai agama dengan pembentukan karakter dan kematangan kepribadian remaja. Hasil dan Pembahasan : Hasil pembahasan menunjukkan bahwa pendidikan agama memiliki peran strategis dalam membentuk kepribadian yang kokoh, berakhlak mulia, serta membangun kesadaran spiritual (habluminallah dan habluminannas), sehingga remaja mampu mengendalikan diri, menghindari perilaku menyimpang, dan menjaga keharmonisan sosial. Namun, penerapan metode yang terlalu dogmatis, kaku, tidak inklusif, serta penyampaian materi yang terpisah dari isu kekinian justru berpotensi menimbulkan dampak negatif berupa sikap kaku, eksklusif, dan rasa tidak relevan terhadap ajaran agama. Kesimpulan : Di era modern, tantangan utama berupa pengaruh teknologi dan pergeseran nilai menuntut penyesuaian strategi pembelajaran yang kreatif, memanfaatkan media digital, serta melibatkan sinergi antara sekolah, keluarga, dan lingkungan. Pendidikan agama menjadi fondasi utama pembentukan kepribadian remaja yang berkarakter, namun efektivitasnya sangat bergantung pada cara penyampaian yang mengutamakan pemahaman kritis, nilai toleransi, dan keterkaitan dengan kehidupan nyata, agar nilai agama benar-benar menjadi kompas moral di tengah dinamika sosial.
INTERNALISASI NILAI – NILAI KEAGAMAAN DALAM MEMBENTUK KEPRIBADIAN BERAKHLAK MULIA Farid Azis; Ilham Aidil; Reza Sidiq; Yodi Novaltino; Ismail Mubarok
Journal Central Publisher Vol 4 No 6 (2026): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v4i6.715

Abstract

Latar Belakang : Penelitian ini dilaksanakan sebagai respons terhadap berbagai perubahan sosial dan perkembangan teknologi yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai-nilai moral pada generasi muda. Tujuan : Tujuan penelitian adalah mengkaji peran internalisasi nilai-nilai keagamaan dalam membentuk kepribadian yang berakhlak mulia Metode : Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), melalui pengkajian berbagai sumber literatur, jurnal ilmiah, dan dokumen yang berkaitan dengan pendidikan karakter berbasis nilai keagamaan. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman nilai keimanan, ibadah, dan akhlak secara berkelanjutan melalui keteladanan, pembiasaan, pemberian nasihat, pengawasan, serta penguatan budaya religius mampu membentuk karakter peserta didik yang religius dan berintegritas. Kesimpulan : Internalisasi nilai-nilai tersebut juga berkontribusi dalam menumbuhkan sikap jujur, disiplin, tanggung jawab, toleransi, serta kepedulian sosial. Oleh karena itu, internalisasi nilai keagamaan menjadi aspek penting dalam pembentukan karakter dan kepribadian yang seimbang antara kecerdasan intelektual, spiritual, dan sosial.
KONTRIBUSI PEDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAN INTERNALISASI NILAI KEPERIBADIAN SISWA Fauzi Ali Sidik; Rohmat Soleh; Farhandhika Akbar; Ahmad Fathurrahman; Ismail Mubarok
Journal Central Publisher Vol 3 No 8 (2025): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v3i8.717

Abstract

Latar Belakang : Pendidikan Agama Islam berperan penting dalam membentuk kepribadian siswa. Namun, proses internalisasi nilai masih sering belum optimal karena pembelajaran lebih banyak menekankan aspek pengetahuan daripada pembiasaan sikap dan perilaku. Tujuan : Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi Pendidikan Agama Islam dalam menanamkan nilai kepribadian siswa. Metode : Metode yang digunakan adalah literature review dengan mengkaji artikel jurnal, buku akademik, dan dokumen kebijakan yang relevan Hasil dan Pembahasan : Hasil kajian menunjukkan bahwa Pendidikan Agama Islam berkontribusi melalui pemberian pengetahuan agama, keteladanan guru, pembiasaan ibadah, pembentukan akhlak, refleksi nilai, dan penguatan budaya religius di sekolah Kesimpulan : . Internalisasi nilai akan lebih efektif apabila dilakukan secara terpadu melalui pembelajaran di kelas, kegiatan keagamaan, lingkungan sekolah, serta dukungan keluarga. Dengan demikian, Pendidikan Agama Islam tidak hanya berfungsi sebagai mata pelajaran, tetapi juga sebagai sarana pembentukan kepribadian siswa secara berkelanjutan.