Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KETENTUAN UMUM PERPAJAKAN (KUP) DAN TATACARA PERPAJAKAN Putri Ayu Amelia; Fatia Hadaya Panjaitan; M Fatih Askati Nst; Dini Vientiany
INTERNATIONAL, Journal of Sharia Business Management Vol 5 No 2 (2026): June
Publisher : CV. Barokah Publsiher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) sebagai landasan utama dalam sistem perpajakan Indonesia serta menganalisis penerapan self-assessment system, tata cara perpajakan, dan faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan wajib pajak. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan memanfaatkan berbagai sumber sekunder berupa peraturan perundang-undangan, buku, jurnal ilmiah, dan penelitian terdahulu yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa KUP memiliki peran penting dalam menciptakan kepastian hukum, keadilan, dan efisiensi administrasi perpajakan. Penerapan self-assessment system memberikan kepercayaan kepada wajib pajak untuk menghitung, membayar, dan melaporkan pajaknya secara mandiri, namun keberhasilannya sangat bergantung pada tingkat pemahaman, kesadaran, dan kepatuhan wajib pajak. Digitalisasi perpajakan melalui e-filing, e-billing, dan e-registration turut meningkatkan efektivitas administrasi perpajakan dan kepatuhan wajib pajak. Selain itu, faktor pemahaman perpajakan, kualitas pelayanan, penegakan hukum, serta literasi digital berpengaruh signifikan terhadap tingkat kepatuhan wajib pajak. Oleh karena itu, diperlukan upaya berkelanjutan melalui edukasi, modernisasi administrasi perpajakan, dan penguatan pengawasan guna meningkatkan penerimaan negara dan mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan.
KEBIJAKAN FISKAL DALAM PERSPEKTIF ISLAM Fatia Hadaya Panjaitan; Ahmad Wahyudi Zein
Journal of Golden Generation Multidisciplinary Vol. 2 No. 1 (2026): Februari : Journal of Golden Generation Multidisciplinary
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggm.v2i1.339

Abstract

Kebijakan fiskal merupakan instrumen penting dalam pengelolaan perekonomian suatu negara yang bertujuan untuk mencapai stabilitas ekonomi, pemerataan pendapatan, dan kesejahteraan masyarakat. Dalam perspektif Islam, kebijakan fiskal tidak hanya berorientasi pada efisiensi ekonomi, tetapi juga menekankan nilai-nilai keadilan, keseimbangan, dan tanggung jawab sosial sesuai dengan prinsip syariah. Islam memandang kebijakan fiskal sebagai sarana untuk mewujudkan maqashid syariah, terutama dalam menjaga harta, jiwa, dan kesejahteraan umat melalui pengelolaan pendapatan dan pengeluaran negara yang halal dan transparan. Sumber-sumber penerimaan negara dalam Islam seperti zakat, kharaj, jizyah, fai’, dan ghanimah memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan ekonomi dan mengurangi kesenjangan sosial. Sementara itu, pengeluaran negara diarahkan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, pengentasan kemiskinan, penyediaan layanan publik, serta perlindungan terhadap kelompok rentan. Dengan demikian, kebijakan fiskal dalam perspektif Islam tidak hanya berfungsi sebagai alat ekonomi makro, tetapi juga sebagai instrumen moral dan sosial untuk mewujudkan keadilan distributif dan kesejahteraan yang berkelanjutan.