Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peran Human Resource Information System (HRIS) dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan pada Era Industry 4.0: A Literature Review Nadira Nur Aisyah; Syahrial Shaddiq; Khuzaini; Zakky Zamrudi
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 5 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/cdcya487

Abstract

. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif peran Human Resource Information System (HRIS) dalam meningkatkan kinerja karyawan pada era industry 4.0 melalui pendekatan literature review. Perkembangan teknologi digital yang pesat telah mendorong organisasi untuk melakukan transformasi dalam pengelolaan sumber daya manusia, dari sistem manual menuju sistem berbasis teknologi informasi yang terintegrasi. HRIS hadir sebagai solusi strategis yang memungkinkan organisasi dalam mengelola data karyawan secara lebih efektif, efisien, dan akurat. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji dan menganalisis berbagai artikel ilmiah, buku, serta publikasi akademik yang relevan dan dipublikasikan dalam kurun waktu lima tahun terakhir (2019–2025). Proses analisis dilakukan dengan mengidentifikasi, mengelompokkan, serta membandingkan temuan dari berbagai penelitian terkait implementasi HRIS dan dampaknya terhadap kinerja karyawan. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi HRIS memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kinerja karyawan, yang ditunjukkan melalui peningkatan efisiensi proses kerja, pengurangan kesalahan administratif, peningkatan akurasi dan transparansi data, serta percepatan dalam pengambilan keputusan manajerial. Selain itu, HRIS juga berperan penting dalam mendukung transformasi digital organisasi, khususnya dalam menghadapi tantangan dan dinamika pada era industry 4.0 yang menuntut kecepatan, ketepatan, dan adaptabilitas tinggi.
Pengaruh Work Life Balance, Komitmen Organisasi & Motivasi Intrinsik Terhadap OCB: A Literature Review Noor Laila; Syahrial Shaddiq; Khuzaini; Zakky Zamrudi
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 5 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/3fsdnw94

Abstract

This study aims to examine the effect of Work Life Balance, organizational commitment, and intrinsic motivation on Organizational Citizenship Behavior (OCB) through a literature review approach. OCB is defined as discretionary behavior that is not formally required in job descriptions but plays an important role in enhancing organizational effectiveness. This study employs a qualitative method by reviewing relevant scientific articles published within the last ten years, obtained from databases such as Google Scholar and other indexed journals. The analysis technique involves identifying, classifying, and synthesizing previous findings to derive comprehensive conclusions regarding the relationships among the variables. The findings indicate that Work Life Balance, organizational commitment, and intrinsic motivation have a positive and significant effect on OCB. Work Life Balance contributes to improved psychological well-being and reduced work stress, which encourages employees to engage in voluntary and positive workplace behaviors. Organizational commitment, particularly affective commitment, is a key determinant that strengthens employees’ emotional attachment to the organization, thereby enhancing OCB. Meanwhile, intrinsic motivation acts as an internal driving force that increases work engagement, initiative, and proactive behavior among employees. In addition, the relationship between these variables and OCB is also influenced by mediating factors such as job satisfaction and work engagement. In conclusion, the improvement of OCB cannot be achieved partially but requires an integrated management approach toward Work Life Balance, organizational commitment, and intrinsic motivation.   Keywords: HRIS, Industry 4.0, Employee Performance   Abstrak       Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh Work Life Balance, komitmen organisasi, dan motivasi intrinsik terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) melalui pendekatan literature review. OCB merupakan perilaku sukarela karyawan yang tidak tercantum dalam deskripsi pekerjaan formal, namun memiliki peran penting dalam meningkatkan efektivitas organisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan mengkaji berbagai artikel ilmiah yang relevan dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir yang diperoleh melalui basis data seperti Google Scholar dan jurnal terindeks lainnya. Teknik analisis dilakukan dengan cara mengidentifikasi, mengelompokkan, serta mensintesis temuan-temuan penelitian terkait untuk memperoleh kesimpulan yang komprehensif. Hasil kajian menunjukkan bahwa Work Life Balance, komitmen organisasi, dan motivasi intrinsik memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap OCB. Work Life Balance berperan dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis dan menurunkan stres kerja, sehingga mendorong munculnya perilaku sukarela karyawan. Komitmen organisasi, khususnya komitmen afektif, terbukti menjadi determinan utama dalam meningkatkan keterikatan emosional karyawan terhadap organisasi yang berimplikasi pada peningkatan OCB. Sementara itu, motivasi intrinsik berfungsi sebagai pendorong internal yang meningkatkan keterlibatan kerja, inisiatif, dan perilaku proaktif karyawan. Selain itu, hubungan antara ketiga variabel tersebut dengan OCB juga dipengaruhi oleh variabel mediasi seperti kepuasan kerja dan work engagement. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan OCB tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan melalui pengelolaan yang terintegrasi terhadap Work Life Balance, komitmen organisasi, dan motivasi intrinsik. Kata kunci: Work Life Balance, Komitmen Organisasi, Motivasi Intrinsik, Organizational Citizenship Behavior
Efektivitas Pembayaran Non-tunai Melalui Qlola By BRI Dalam Administrasi Keuangan Instansi Pemerintah: Tinjauan Literatur Defi Efisa; Syahrial Syaddiq; Khuzaini; Zakky Zamrudi
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 5 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/rm9tan80

Abstract

Kajian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis efektivitas penerapan sistem pembayaran non-tunai melalui platform Qlola by BRI dalam mendukung pengelolaan keuangan instansi pemerintah di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif-analitis berbasis studi pustaka, kajian ini menelaah berbagai regulasi pemerintah, publikasi resmi perbankan serta literatur yang relevan terkait sistem pembayaran digital dan tata kelola keuangan publik. Hasil kajian menunjukkan bahwa Qlola by BRI memberikan kontribusi nyata terhadap efisiensi transaksi keuangan pemerintah melalui aksesibilitas berbasis web yang tidak mengharuskan mobilitas fisik ke kantor bank, kemampuan monitoring saldo secara real-time. Regulasi yang kuat yang telah diatur dalam Undang-undang Perbendaharaan Negara, Peraturan Menteri Keuangan, dan kebijakan Bank Indonesia menjadi landasan legitimasi sekaligus pendorong adopsi platform ini. Kendala yang masih dihadapi meliputi keterbatasan infrastruktur di daerah terpencil, peningkatan kapasitas aparatur dan keterbatasan akses Qlola. Kajian ini merekomendasikan penguatan regulasi teknis, perluasan insfrastuktur digital dan program literasi digital bagi aparatur sipil negara. Kata Kunci: Pembayaran non-tunai, Qlola By BRI, Digitalisasi  Abstrak  This study aims to describe and analyze the effectiveness of cashless payment systems through the Qlola by BRI platform in supporting the financial management of government institutions in Indonesia. Using a descriptive-analytical approach based on library research, this study examines relevant government regulations, official banking publications, and literature related to digital payment systems and public financial governance. The findings indicate that Qlola by BRI makes a tangible contribution to the efficiency of government financial transactions through web-based accessibility that eliminates the need for physical visits to bank offices and real-time balance monitoring capabilities. A strong regulatory framework encompassing the State Treasury Law, Ministry of Finance regulations, and Bank Indonesia policies provides the legal foundation and drives platform adoption. Remaining challenges include limited digital infrastructure in remote areas, the need for improved civil servant capcity and Qlola access limitations. This study recommends strengthening technical regulation, expanding digital infrastructure, implementing digital literacy programs for civil servants. Keywords: Cashless payment, Qlola By BRI, Digitalization
The Effect Of Bkn E-Kinerja And Competence On Civil Servant Performance From The Perspective Of Information Technology In Human Resource Management (IT IN HRM) At Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas Ii Banjarmasin Ramadhika Trisnasari; Syahrial Shaddiq; Khuzaini; Zakky Zamrudi
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 5 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/p300z692

Abstract

The digital transformation of human resource management in the public sector has become a strategic instrument in improving organizational effectiveness, efficiency, transparency, and accountability. In Indonesia, one of the major digital innovations in public human resource management is the implementation of the E-kinerja system developed by the National Civil Service Agency (BKN). This system is designed to digitalize performance planning, reporting, and evaluation of civil servants. This study aims to examine the effect of BKN E-kinerja and employee competence on civil servant performance at Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas II Banjarmasin using the Information Technology in Human Resource Management (IT in HRM) framework. This study employed a quantitative approach with an explanatory research design. The population consisted of 31 civil servants, and saturated sampling was applied. Data were collected through questionnaires, interviews, and documentation, and analyzed using multiple linear regression. The results indicate that BKN E-kinerja has a positive and significant effect on employee performance, competence has a positive and significant effect on employee performance, and both variables simultaneously have a significant effect on employee performance. This study contributes theoretically to the development of IT in HRM in the public sector and provides practical implications for improving digital-based performance management systems. Keywords: E-Performance, Competence, Employee Performance, IT in HRM, Digital Human Resource Management