Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Epistimologi Islam Siti Rapeah; Vandawa Sipahutar; Anas Habibi Ritonga
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/f6b4pv64

Abstract

This study aims to examine Islamic epistemology from the perspective of multidisciplinary Islamic studies by analyzing the ontological, epistemological, and axiological dimensions of knowledge in Islam. The discussion focuses on the concept of Islam in ontological studies, sources of knowledge in Islam, methods of acquiring knowledge, and the role and function of knowledge in human life. This research employs a library research method with a qualitative descriptive approach. Data were collected from relevant literature, including books, scholarly articles, and academic sources discussing Islamic epistemology. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and interpretative conclusion drawing. The findings reveal that Islamic epistemology is constructed upon the integration of revelation, reason, sensory perception, and intuition as sources of knowledge. Revelation, embodied in the Qur'an and Sunnah, occupies the highest position as the ultimate source of truth, while reason, empirical experience, and intuition function as instruments for understanding and developing knowledge. The epistemological methods in Islam include the bayani (textual), burhani (rational), irfani (intuitive), empirical, and historical approaches, which complement one another in understanding reality. Furthermore, knowledge in Islam possesses a strong axiological dimension, serving as a means of drawing closer to Allah, cultivating noble character, and promoting human welfare and civilization. Therefore, Islamic epistemology offers an integrative, holistic, and value-oriented paradigm of knowledge grounded in divine principles. Keywords: Islamic epistemology, sources of knowledge, revelation, reason, axiology.   Abstrak       Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji epistemologi Islam dalam perspektif studi Islam multidisipliner dengan menelaah aspek ontologis, epistemologis, dan aksiologis pengetahuan dalam Islam. Fokus kajian meliputi konsep Islam dalam perspektif ontologis, sumber-sumber pengetahuan dalam Islam, metode memperoleh pengetahuan, serta peran dan fungsi pengetahuan dalam kehidupan manusia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Data diperoleh dari berbagai literatur yang relevan, seperti buku, artikel ilmiah, dan sumber-sumber akademik yang membahas epistemologi Islam. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa epistemologi Islam dibangun atas integrasi antara wahyu, akal, indera, dan intuisi sebagai sumber pengetahuan. Wahyu dalam Al-Qur'an dan Sunnah menempati posisi utama sebagai sumber kebenaran, sedangkan akal, pengalaman empiris, dan intuisi berfungsi sebagai instrumen dalam memahami dan mengembangkan pengetahuan. Metode epistemologis Islam mencakup pendekatan bayani, burhani, irfani, empiris, dan historis yang saling melengkapi dalam memahami realitas. Selain itu, pengetahuan dalam Islam memiliki dimensi aksiologis yang kuat, yaitu sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, membentuk akhlak mulia, serta mewujudkan kemaslahatan dan kemajuan peradaban manusia. Dengan demikian, epistemologi Islam menawarkan paradigma keilmuan yang integratif, holistik, dan berorientasi pada nilai-nilai ketuhanan.   Kata kunci: epistemologi Islam, sumber pengetahuan, wahyu, akal, aksiologi.
Jenis-Jenis Strategi Pembelajaran Melinda Saputri Pulungan; Nur Annisa; Vandawa Sipahutar; Muhammad Darwis Dasopang; Irwandi Sihombing
An-naba : Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Volume 1, Nomor 3, Tahun 2026
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/s7b4ja56

Abstract

Learning strategies play a crucial role in improving the quality of instruction and achieving educational objectives. The selection of appropriate learning strategies can help students develop critical thinking skills, social competencies, independent learning abilities, and problem-solving skills. This article aims to examine and analyze several student-centered learning strategies, namely Cooperative Learning, Problem-Based Learning (PBL), Information Search, and Inquiry. This study employed a library research method with a qualitative descriptive approach. Data were collected from various literature sources, including books, scientific journals, and other academic references related to learning strategies. The data were analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings indicate that each learning strategy possesses distinct characteristics and advantages. Cooperative Learning emphasizes teamwork and collaboration, Problem-Based Learning focuses on solving real-life problems, Information Search develops information literacy skills, while Inquiry promotes investigation and independent knowledge discovery. These strategies have been proven to enhance student participation, critical thinking, social skills, and learning autonomy. Keywords: learning strategies, cooperative learning, problem-based learning, information search, inquiry.   Abstrak       Strategi pembelajaran merupakan komponen penting dalam proses pendidikan yang berperan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan pencapaian tujuan pendidikan. Pemilihan strategi pembelajaran yang tepat dapat membantu peserta didik mengembangkan kemampuan berpikir kritis, keterampilan sosial, kemandirian belajar, serta kemampuan pemecahan masalah. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis berbagai strategi pembelajaran yang berorientasi pada peserta didik (student-centered learning), yaitu strategi pembelajaran kooperatif, Problem-Based Learning (PBL), Information Search, dan Inquiry. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari berbagai sumber literatur berupa buku, jurnal ilmiah, dan referensi akademik yang relevan dengan strategi pembelajaran. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa setiap strategi pembelajaran memiliki karakteristik dan keunggulan yang berbeda. Strategi kooperatif menekankan kerja sama kelompok, PBL berfokus pada pemecahan masalah nyata, Information Search mengembangkan kemampuan literasi informasi, sedangkan Inquiry menekankan proses penyelidikan dan penemuan pengetahuan secara mandiri. Keempat strategi tersebut terbukti mampu meningkatkan keaktifan peserta didik, kemampuan berpikir kritis, keterampilan sosial, serta kemandirian belajar.   Kata kunci: Strategi Pembelajaran, Pembelajaran Kooperatif, Problem-Based Learning, Information Search, Inquiry.