Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

From Welfare Assistance to Empowerment: Rethinking Poverty Alleviation Strategies in Rural Communities Syarifuddin HM; Yusriadi Yusriadi; Ummul Khair Alwi; A Yudistira; Anita Heldayanti
Journal of Indonesian Scholars for Social Research Vol. 6 No. 1 (2026): JISSR
Publisher : Cendekiawan Indonesia Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59065/jissr.v6i1.287

Abstract

Poverty alleviation in rural communities is increasingly understood as a multidimensional development agenda that requires both social protection and community empowerment. This article aims to rethink poverty alleviation strategies by emphasizing the transformative potential of empowerment-based approaches in strengthening rural livelihoods and community resilience. Using a secondary data-based qualitative approach, this study analyzes relevant literature, statistical reports, and previous empirical studies on rural poverty reduction and community development. The article argues that sustainable poverty alleviation can be advanced by strengthening local capacity, expanding community participation, diversifying livelihoods, and improving access to education, health services, productive assets, and economic opportunities. Rural communities possess valuable social capital, local knowledge, mutual support systems, and adaptive livelihood practices that can serve as important foundations for inclusive development. Therefore, empowerment-based strategies should position rural communities not only as beneficiaries of development programs, but also as active partners in identifying opportunities, mobilizing local resources, and developing sustainable solutions. The article emphasizes the importance of collaborative governance involving government institutions, local leaders, community groups, civil society, and the private sector. Such collaboration can enhance the effectiveness of poverty alleviation by aligning formal development support with community-based initiatives. The article concludes that an empowerment-oriented model offers a promising pathway for rural poverty reduction because it promotes self-reliance, strengthens social resilience, and supports long-term socioeconomic transformation.
Pengelolaan Berkelanjutan Ekowisata Bahari dan Sport Tourism Berbasis Masyarakat di Desa Bulu-Bulu, Kecamatan Tonra syarifuddin HM; Nurul Aisyah; Abd. Kahar; Andi Gagah Purnama; Andi Nurqamal Ady Putra
JURNAP: Jurnal Administrasi Publik Volume 2, Issue 1, 2025
Publisher : Universitas Cahaya Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65943/jurnap.issue.2025.v1.i1.5

Abstract

Ekowisata bahari dan sport tourism merupakan dua bentuk pariwisata berkelanjutan yang memiliki potensi besar dalam meningkatkan perekonomian lokal sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Desa Bulu-Bulu, Kecamatan Tonra, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, memiliki potensi bahari yang dapat dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis masyarakat, terutama dalam integrasi wisata bahari dan sport tourism. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan menelaah 40 publikasi (jurnal, prosiding, dan buku) terkait pengelolaan ekowisata, sport tourism, dan pemberdayaan masyarakat. Hasil telaah menunjukkan bahwa pengelolaan ekowisata bahari berbasis masyarakat menekankan pada partisipasi aktif komunitas lokal, konservasi ekosistem laut, serta diversifikasi atraksi wisata melalui sport tourism, seperti snorkeling, diving, canoeing, hingga lomba perahu tradisional. Model pengelolaan yang diusulkan bagi Desa Bulu-Bulu adalah model kolaboratif multipihak dengan memperkuat kapasitas pemuda desa sebagai agen perubahan, memanfaatkan promosi digital, serta menyinergikan program pemerintah daerah dengan inisiatif masyarakat. Dengan demikian, Desa Bulu-Bulu berpotensi menjadi destinasi unggulan ekowisata bahari dan sport tourism yang berkelanjutan di Sulawesi Selatan.
Pengelolaan Berkelanjutan Ekowisata Bahari dan Sport Tourism Berbasis Masyarakat di Desa Bulu-Bulu, Kecamatan Tonra syarifuddin HM; Nurul Aisyah; Abd. Kahar; Andi Gagah Purnama; Andi Nurqamal Ady Putra
JURNAP: Jurnal Administrasi Publik Volume 2, Issue 1, 2025
Publisher : Universitas Cahaya Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65943/jurnap.issue.2025.v1.i1.5

Abstract

Ekowisata bahari dan sport tourism merupakan dua bentuk pariwisata berkelanjutan yang memiliki potensi besar dalam meningkatkan perekonomian lokal sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Desa Bulu-Bulu, Kecamatan Tonra, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, memiliki potensi bahari yang dapat dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis masyarakat, terutama dalam integrasi wisata bahari dan sport tourism. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan menelaah 40 publikasi (jurnal, prosiding, dan buku) terkait pengelolaan ekowisata, sport tourism, dan pemberdayaan masyarakat. Hasil telaah menunjukkan bahwa pengelolaan ekowisata bahari berbasis masyarakat menekankan pada partisipasi aktif komunitas lokal, konservasi ekosistem laut, serta diversifikasi atraksi wisata melalui sport tourism, seperti snorkeling, diving, canoeing, hingga lomba perahu tradisional. Model pengelolaan yang diusulkan bagi Desa Bulu-Bulu adalah model kolaboratif multipihak dengan memperkuat kapasitas pemuda desa sebagai agen perubahan, memanfaatkan promosi digital, serta menyinergikan program pemerintah daerah dengan inisiatif masyarakat. Dengan demikian, Desa Bulu-Bulu berpotensi menjadi destinasi unggulan ekowisata bahari dan sport tourism yang berkelanjutan di Sulawesi Selatan.