Perubahan psikologis yang terjadi pada trimester ketiga dirasakan semakin kompleks dan meningkat dibandingkan trimester sebelumnya. Penyebab utamanya adalah kehamilan yang membesar, yang menyebabkan peningkatan ketidaknyamanan pada ibu. Kondisi ini seringkali menjadi krisis emosional bagi sebagian wanita dan, jika tidak ditangani dengan baik, dapat menyebabkan komplikasi bagi ibu dan bayi. Bukti menunjukkan bahwa berbagai masalah somatik dan psikologis, seperti rasa takut, kecemasan, dan depresi, sering menyertai kehamilan. Kecemasan adalah keadaan mental yang sering ditandai dengan perasaan khawatir, takut, dan cemas tentang hal-hal yang belum terjadi atau mungkin terjadi di masa depan, termasuk risiko tinggi bagi ibu hamil. Ibu hamil dengan riwayat keguguran mungkin takut kehilangan bayi lagi, dan ini dapat memperburuk kecemasan mereka. Kecemasan yang berkelanjutan selama persalinan dapat memperpanjang persalinan dan meningkatkan risiko kematian ibu dan janin. Oleh karena itu, inisiatif pengabdian masyarakat di Kecamatan Jempong Baru dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil pada trimester ketiga, mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kecemasan sebelum melahirkan dan mempersiapkan persalinan yang sehat. Dengan menggunakan metode ceramah yang didukung oleh media audiovisual dan brosur, program ini mengikuti tahapan pra-tes, konseling, dan pasca-tes, yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan ibu hamil pada trimester ketiga, dari 8% dalam kategori baik menjadi 72% setelah intervensi. Program dan kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan ibu hamil tetapi juga mempersiapkan mereka untuk persalinan yang lebih aman dan terencana dengan baik, sehingga mengurangi kecemasan sebelum persalinan.