Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendidikan Kesehatan Tentang Faktor Pendukung Persiapan Fisik dan Mental Ibu Hamil Trimester III Menjelang Persalinan Siskha Maya Herlina; Yopi Suryatim Pratiwi; Regina Pricilia Yunikar; Yadul Ulya
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v6i1.1877

Abstract

Perubahan psikologis yang terjadi pada trimester ketiga dirasakan semakin kompleks dan meningkat dibandingkan trimester sebelumnya. Penyebab utamanya adalah kehamilan yang membesar, yang menyebabkan peningkatan ketidaknyamanan pada ibu. Kondisi ini seringkali menjadi krisis emosional bagi sebagian wanita dan, jika tidak ditangani dengan baik, dapat menyebabkan komplikasi bagi ibu dan bayi. Bukti menunjukkan bahwa berbagai masalah somatik dan psikologis, seperti rasa takut, kecemasan, dan depresi, sering menyertai kehamilan. Kecemasan adalah keadaan mental yang sering ditandai dengan perasaan khawatir, takut, dan cemas tentang hal-hal yang belum terjadi atau mungkin terjadi di masa depan, termasuk risiko tinggi bagi ibu hamil. Ibu hamil dengan riwayat keguguran mungkin takut kehilangan bayi lagi, dan ini dapat memperburuk kecemasan mereka. Kecemasan yang berkelanjutan selama persalinan dapat memperpanjang persalinan dan meningkatkan risiko kematian ibu dan janin. Oleh karena itu, inisiatif pengabdian masyarakat di Kecamatan Jempong Baru dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil pada trimester ketiga, mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kecemasan sebelum melahirkan dan mempersiapkan persalinan yang sehat. Dengan menggunakan metode ceramah yang didukung oleh media audiovisual dan brosur, program ini mengikuti tahapan pra-tes, konseling, dan pasca-tes, yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan ibu hamil pada trimester ketiga, dari 8% dalam kategori baik menjadi 72% setelah intervensi. Program dan kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan ibu hamil tetapi juga mempersiapkan mereka untuk persalinan yang lebih aman dan terencana dengan baik, sehingga mengurangi kecemasan sebelum persalinan.
Pendidikan Kesehatan Tentang Nyeri Persalinan Kala I di Kelurahan Jempong Baru Kota Mataram Regina Pricilia Yunika; Yadul Ulya; Siskha Maya Herlina
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v6i1.1893

Abstract

Kehamilan adalah proses fisiologis yang disertai perubahan fisik dan psikologis, salah satunya nyeri persalinan kala I akibat kontraksi uterus dan pembukaan serviks. Nyeri yang tidak terkelola dapat meningkatkan kecemasan, kelelahan, serta risiko intervensi medis. Kurangnya pengetahuan ibu hamil memengaruhi kesiapan menghadapi persalinan, sehingga diperlukan pendidikan kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang nyeri persalinan kala I. Pengabdian dilaksanakan pada 25 April 2025 di Kelurahan Jempong Baru, Kota Mataram melalui tiga tahap, yaitu pretest, pemberian pendidikan kesehatan menggunakan metode ceramah dan media audiovisual, serta posttest. Sebanyak 28 ibu hamil mengikuti kegiatan ini dan hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan baik dari 60,7% menjadi 85,7%, sehingga pendidikan kesehatan terbukti efektif meningkatkan pemahaman ibu hamil.
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG PENYEBAB RUPTUR PERINEUM DARI SEGI MATERNAL Yadul Ulya; Siskha Maya Herlina; Regina Pricilia Yunika
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v5i3.4208

Abstract

Ruptur perineum sering menjadi komplikasi pada persalinan, khususnya pada persalinan pervaginam. Faktor penting terjadinya ruptur perineum salah satunya yaitu faktor maternal. Komplikasi yang dapat ditimbulkan akibat ruptur perineum yaitu inkontinensia urin atau alvi, dan menimbulkan gangguan berupa nyeri saat melakukan hubungan seksual yaitu dispareunia. Mengingat besarnya masalah yang ditimbulkan, sebagai upaya promotif dan preventif perlu dilakukan pendidikan kesehatan tentang penyebab ruptur perineum dari segi maternal. Kegiatan ini mempunyai dua tahapan yaitu tahap pertama merupakan perencanaan kegiatan dan tahap kedua pemberian edukasi dengan beberapa tahapan kegiatan yaitu pre-test, pemberian materi, dan post-test. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diikuti oleh 30 ibu hamil di Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram.Hasil dari pendidikan kesehatan ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan ibu hamil sebelum dan setelah diberikan pendidikan kesehatan tentang penyebab ruptur perineum dari segi maternal sebagai upaya meminimalisir terjadinya robekan akibat laserasi saat bersalin.