Transformasi digital menjadi langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas layanan publik. Di Kabupaten Pamekasan, implementasi aplikasi Pamekasan Smart sejak 2019 telah mengintegrasikan berbagai layanan pemerintahan, namun pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) masih terbatas. Keterbatasan ini menghambat percepatan proses administrasi, meningkatkan risiko kesalahan, serta mengurangi kemampuan pemerintah dalam merespons kebutuhan masyarakat secara proaktif. Untuk menjawab tantangan tersebut, pelatihan AI bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dirancang guna memperkuat kompetensi dalam otomatisasi dokumen, analisis kebijakan berbasis data, dan peningkatan komunikasi publik. Pelatihan ini berfokus pada pemanfaatan teknologi ChatGPT untuk pemrosesan bahasa alami (NLP) serta teknik predictive analytics guna mengoptimalkan pengambilan keputusan. Kegiatan dilakukan dalam bentuk workshop interaktif satu hari dengan target capaian: 80% peserta mampu menyusun draf dokumen otomatis, 70% memahami analisis prediktif sederhana, dan 75% mampu merancang konten digital berbasis AI. Evaluasi pelatihan mencakup pre-test dan post-test, observasi praktik, serta kuesioner kepuasan peserta. Program ini diharapkan menjadi titik awal penguatan kapasitas ASN dalam mengadopsi teknologi AI secara etis dan bertanggung jawab, sehingga mendorong transformasi digital pemerintahan yang lebih efisien, responsif, dan berkelanjutan.