Muhammad Husni
Pendidikan Agama Islam, Fakultas Agama Islam, Universitas Al Qolam Malang, Malang, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Manajemen Integrasi : Pengasuh Pesantren dan Yayasan Muhammad Husni; Juwairiyah Juwairiyah
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 3 (2026): Mei 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pengasuh pesantren dan yayasan dalam manajemen Pendidikan Agama Islam berbasis integrasi ilmu serta mendeskripsikan implementasi manajemen pendidikan integratif dalam pengembangan kompetensi santri di Pondok Pesantren Mansyaul Ulum. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan pengasuh pesantren, pihak yayasan, kepala madrasah formal, guru, ustaz, dan santri sebagai informan penelitian. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berdasarkan teori manajemen George R. Terry dan konsep integrasi ilmu M. Amin Abdullah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pendidikan integratif dilaksanakan melalui kolaborasi antara pengasuh pesantren dan yayasan dalam proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan pendidikan formal maupun kepesantrenan. Sistem pendidikan tersebut diwujudkan melalui sinkronisasi jadwal pembelajaran, koordinasi kelembagaan, evaluasi pendidikan secara berkala, serta pembinaan karakter dan kompetensi akademik santri secara beriringan. Implementasi manajemen integratif berdampak pada meningkatnya kedisiplinan, kompetensi diniyah, prestasi santri, serta peningkatan jumlah santri dari tahun ke tahun.
PENGEMBANGAN MANAJEMEN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS ARTIFICIAL INTELLIGENCE SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 1 WAJAK Muhammad Husni; Kurnia Indrianti
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 4: Juli 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan manajemen pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis Artificial Intelligence (AI) sebagai strategi peningkatan motivasi dan prestasi belajar siswa di SMP Negeri 1 Wajak. Penelitian dilatarbelakangi oleh perkembangan teknologi pendidikan yang mendorong integrasi AI dalam proses pembelajaran guna menciptakan pembelajaran yang lebih inovatif, interaktif, dan adaptif terhadap kebutuhan peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, dan siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Validitas data dilakukan melalui triangulasi sumber, triangulasi metode, dan member checking. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan pembelajaran PAI berbasis AI dilakukan melalui integrasi teknologi dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Penggunaan AI mampu meningkatkan motivasi belajar siswa melalui pembelajaran yang lebih interaktif, meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar, serta mendukung peningkatan prestasi belajar melalui akses pembelajaran yang lebih luas dan kontekstual. Penelitian ini menegaskan bahwa AI tidak hanya berfungsi sebagai media pembelajaran, tetapi juga sebagai strategi pengembangan manajemen pembelajaran PAI yang adaptif terhadap tantangan pendidikan abad ke-21. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengembangan kompetensi digital guru dan kebijakan pembelajaran berbasis teknologi di sekolah.