Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Prinsip Etika Pemerintahan Dalam Tugas Pengawasan Pilkada Oleh Bawaslu Kabupaten Malang Cintya Nabilla Asrori; Diva Elvia Puspa Ayu; Ahmad Farhan; Kayla Shiva Andhini; Shafana Alifah Yuseno
SciNusa: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 03 (2026): SciNusa: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : SciNusa: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan etika pemerintahan dalam pengawasan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Malang serta relevansinya dengan teori deontologi Immanuel Kant. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan etika pemerintahan telah dilaksanakan melalui prinsip integritas, transparansi, dan akuntabilitas yang diwujudkan dalam pakta integritas, mekanisme pelaporan rutin, pengawasan kode etik oleh DKPP, serta keterbukaan informasi publik. Bawaslu Kabupaten Malang juga menjalankan fungsi pencegahan melalui sosialisasi, edukasi politik masyarakat, dan pemetaan kerawanan pemilu menggunakan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP). Ditinjau dari teori deontologi Immanuel Kant, praktik pengawasan pemilu mencerminkan kewajiban moral yang menekankan kepatuhan terhadap aturan, objektivitas, netralitas, dan profesionalitas pengawas. Namun demikian, penelitian ini menemukan adanya tantangan berupa kedekatan sosial pengawas dengan masyarakat lokal yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan dan dilema etis. Oleh karena itu, penguatan etika pemerintahan tidak hanya memerlukan regulasi formal, tetapi juga internalisasi nilai moral, integritas pribadi, dan budaya kelembagaan yang profesional guna mewujudkan pengawasan pemilu yang adil, demokratis, dan berintegritas.
Peran Masyarakat Adat dalam Mitigasi Bencana Alam melalui Kearifan Lokal:  Studi Kasus Suku Tengger Ahmad Farhan; Shafana Alifah Yuseno; Renita Naila Fajriah; Dahlia Najatul Khilda; Abimanyu Abimanyu; Prisca Kiki Wulandari
SciNusa: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 04 (2026): SciNusa: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : SciNusa: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran masyarakat adat Suku Tengger dalam mengurangi dampak bencana alam melalui kearifan tradisional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi, yang bertujuan untuk memahami budaya dan struktur sosial dalam menghadapi ancaman bencana. Temuan dari penelitian ini mengungkapkan bahwa kearifan lokal Suku Tengger, seperti norma menjaga alam, kerja sama, serta pelaksanaan ritual tradisi, memiliki kontribusi signifikan dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan ketahanan masyarakat terhadap bencana. Kearifan lokal ini tidak hanya berfungsi sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai cara adaptasi antara manusia dan alam. Oleh karena itu, penting untuk menggabungkan pengetahuan lokal dari masyarakat adat dengan strategi mitigasi modern demi terciptanya pengurangan risiko bencana yang berkelanjutan.