Sigit Yudi Prasetyo
Prodi Desain Komunikasi Visual, Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Lingkungan Belajar PAUD Melalui Mural Edukatif di Desa Dwi Karya Mustika, Mesuji Timur M Dimas Yudi Witjaksono; Chairul Amriyah; Sigit Yudi Prasetyo; Didik Wahyudi
Jurnal Pengabdian Seni Vol 7, No 1 (2026): MEI 2026
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jps.v7i1.19112

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan belajar anak usia dini melalui pembuatan mural edukatif di PAUD Tunas Lestari, Desa Dwi Karya Mustika. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah kurangnya media visual yang menarik dan edukatif di lingkungan sekolah yang dapat mendukung proses pembelajaran anak. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan deskriptif-partisipatif, meliputi observasi kondisi dinding sekolah, diskusi dan koordinasi dengan pihak sekolah serta pemerintah desa, perencanaan desain mural, hingga pelaksanaan pengecatan. Partisipan dalam kegiatan ini adalah mahasiswa Kuliah Kerja Nyata UIN Raden Intan Lampung, dengan instrumen pengumpulan data berupa lembar observasi dan dokumentasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mural bertema hewan dengan desain sederhana dan warna cerah mampu menciptakan suasana belajar yang lebih ceria, menarik, dan edukatif bagi anak-anak PAUD. Selain memperindah lingkungan sekolah, mural juga berfungsi sebagai media pengenalan visual yang mendukung perkembangan kognitif anak usia dini. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan praktik pembelajaran berbasis lingkungan serta memperkuat peran mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan kreatif dan edukatif. This community service activity aims to improve the quality of the early childhood learning environment by creating educational murals at PAUD Tunas Lestari in Dwi Karya Mustika Village. The main problem faced by the partner institution was the lack of engaging, educational visual media within the school environment to support children’s learning. The activity was implemented using a descriptive-participatory approach, which included observing the condition of the school wall, discussing and coordinating with the school management and village authorities, planning mural design, and the painting process. The participants in this activity were students of the Community Service Program (Kuliah Kerja Nyata) from UIN Raden Intan Lampung, with data collected through observation sheets and activity documentation. The results indicate that animal-themed murals with simple designs and bright colors created a more cheerful, engaging, and educational learning atmosphere for early childhood students. In addition to enhancing the aesthetic appearance of the school environment, the murals also functioned as visual learning media that support early childhood cognitive development. This activity contributes to the development of environment-based learning practices and strengthens university students' role in community empowerment through creative and educational approaches.
Peningkatan Lingkungan Belajar PAUD Melalui Mural Edukatif di Desa Dwi Karya Mustika, Mesuji Timur M Dimas Yudi Witjaksono; Chairul Amriyah; Sigit Yudi Prasetyo; Didik Wahyudi
Jurnal Pengabdian Seni Vol 7, No 1 (2026): MEI 2026
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jps.v7i1.19112

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan belajar anak usia dini melalui pembuatan mural edukatif di PAUD Tunas Lestari, Desa Dwi Karya Mustika. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah kurangnya media visual yang menarik dan edukatif di lingkungan sekolah yang dapat mendukung proses pembelajaran anak. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan deskriptif-partisipatif, meliputi observasi kondisi dinding sekolah, diskusi dan koordinasi dengan pihak sekolah serta pemerintah desa, perencanaan desain mural, hingga pelaksanaan pengecatan. Partisipan dalam kegiatan ini adalah mahasiswa Kuliah Kerja Nyata UIN Raden Intan Lampung, dengan instrumen pengumpulan data berupa lembar observasi dan dokumentasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mural bertema hewan dengan desain sederhana dan warna cerah mampu menciptakan suasana belajar yang lebih ceria, menarik, dan edukatif bagi anak-anak PAUD. Selain memperindah lingkungan sekolah, mural juga berfungsi sebagai media pengenalan visual yang mendukung perkembangan kognitif anak usia dini. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan praktik pembelajaran berbasis lingkungan serta memperkuat peran mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan kreatif dan edukatif. This community service activity aims to improve the quality of the early childhood learning environment by creating educational murals at PAUD Tunas Lestari in Dwi Karya Mustika Village. The main problem faced by the partner institution was the lack of engaging, educational visual media within the school environment to support children’s learning. The activity was implemented using a descriptive-participatory approach, which included observing the condition of the school wall, discussing and coordinating with the school management and village authorities, planning mural design, and the painting process. The participants in this activity were students of the Community Service Program (Kuliah Kerja Nyata) from UIN Raden Intan Lampung, with data collected through observation sheets and activity documentation. The results indicate that animal-themed murals with simple designs and bright colors created a more cheerful, engaging, and educational learning atmosphere for early childhood students. In addition to enhancing the aesthetic appearance of the school environment, the murals also functioned as visual learning media that support early childhood cognitive development. This activity contributes to the development of environment-based learning practices and strengthens university students' role in community empowerment through creative and educational approaches.