Enjelita Esa Putri
Universitas Negeri Padang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Faktor yang Mempengaruhi Usaha Pedagang Pasca Relokasi Fase VII di Pasar Raya Padang Enjelita Esa Putri; Mira Hasti Hasmira
Jurnal Perspektif Vol 9 No 2 (2026): Jurnal Perpsketif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v9i2.1509

Abstract

Relokasi Pasar Raya Padang Fase VII merupakan kebijakan pemerintah daerah untuk menata kembali pedagang ke lokasi yang lebih tertib, aman, dan nyaman. Namun, setelah relokasi, sebagian pedagang mengalami penurunan pendapatan akibat hilangnya pelanggan tetap dan berkurangnya minat pembeli. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi usaha pedagang pasca relokasi Fase VII di Pasar Raya Padang. Perspektif teori keterlekatan (embeddedness theory) Mark Granovetter digunakan sebagai pisau analisis terhadap data yang diperoleh. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus. Informan penelitian terdiri dari pedagang, pembeli, dan pegawai UPTD Pasar Raya Padang yang dipilih secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman dengan langkah reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi usaha pedagang pasca relokasi, yaitu lokasi dan tingkat kunjungan pembeli, biaya sewa dan status kepemilikan ruko, hubungan sosial antar pedagang, persaingan dengan toko daring (online), perubahan gaya hidup masyarakat, serta daya beli konsumen yang menurun. Penelitian ini memberikan gambaran bahwa keberhasilan usaha pedagang tidak hanya ditentukan oleh faktor ekonomi, tetapi juga oleh keterlekatan sosial dan kemampuan adaptasi terhadap perubahan lingkungan usaha.