Kristoforus Ado Aran
Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERSEPSI DAN KESIAPAN MAHASISWA PENDIDIKAN JASMANI TERHADAP OLAHRAGA TRADISIONAL SEBAGAI OBJEK RISET: STUDI KASUS SEMINAR NASIONAL OLAHRAGA TRADISIONAL Kristoforus Ado Aran
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/wrmwd562

Abstract

Olahraga tradisional merupakan warisan budaya gerak lokal yang menyimpan potensi besar sebagai objek kajian ilmiah dalam bidang Pendidikan Jasmani (PENJAS). Namun, kesiapan mahasiswa sebagai calon peneliti dalam mengangkat tema ini masih belum banyak diteliti, khususnya di lingkungan perguruan tinggi daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi, minat, kesiapan metodologis, dan hambatan yang dihadapi mahasiswa PENJAS terhadap olahraga tradisional sebagai objek riset, serta mengukur dampak Seminar Nasional Olahraga Tradisional terhadap perubahan tersebut. Penelitian menggunakan desain mixed methods dengan instrumen kuesioner skala Likert (pengukuran pre-post) kepada 59 mahasiswa peserta seminar dan Focus Group Discussion (FGD) untuk pendalaman kualitatif. Hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan pada dimensi pemahaman (Δ=+0,24; t(58)=3,673; p=0,001; d=0,482), minat (Δ=+0,17; t(58)=3,303; p=0,002; d=0,434), dan kesiapan metodologis (Δ=+0,16; t(58)=2,544; p=0,014; d=0,334) pasca seminar. Hambatan utama yang teridentifikasi adalah keterbatasan referensi ilmiah (48,3%), sulitnya akses ke narasumber (39,0%), dan keterbatasan pengetahuan metodologis (32,2%). Temuan ini menunjukkan bahwa seminar tematik merupakan intervensi efektif untuk meningkatkan literasi riset mahasiswa di bidang budaya gerak lokal, meskipun diperlukan tindak lanjut struktural berupa integrasi kurikulum dan pendampingan penelitian yang berkelanjutan.
Sosialisasi CTPS dengan Metode Gerak dan Lagu untuk Meningkatkan PHBS Siswa SDK Lewotala Antonius Harun Ruron; Kristoforus Ado Aran; Yeremias Mamu Sare
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sd5fd680

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), khususnya Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), merupakan kebiasaan penting yang perlu ditanamkan sejak usia sekolah dasar untuk mencegah penyakit diare dan infeksi saluran pernapasan. Namun, masih banyak siswa yang belum mempraktikkan CTPS secara benar dan konsisten. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan CTPS pada siswa kelas III SDK Lewotala, Kecamatan Lewolema, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. Kegiatan dilaksanakan pada 18 Maret 2026 dengan melibatkan 15 siswa menggunakan metode sosialisasi dan praktik langsung melalui pendekatan gerak dan lagu. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 87% siswa (13 dari 15) mampu menjawab pertanyaan pengetahuan tentang CTPS dengan benar, dan 73% siswa (11 dari 15) mampu mempraktikkan keenam langkah CTPS dengan urutan yang tepat, keduanya melampaui target ≥70% yang ditetapkan. Metode gerak dan lagu terbukti efektif menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan memudahkan siswa mengingat langkah-langkah CTPS. Disarankan agar sekolah menjadwalkan praktik cuci tangan rutin dan program serupa direplikasi di sekolah lain yang belum terjangkau program penyuluhan PHBS.