Wikka Sasvita
Politeknik Pembangunan Pertanian Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan beauveria bassiana sebagai Agen Hayati Pengendalian Ulat Grayak pada Bayam Damayanty Damayanty; Mukhlis Yahya; Wikka Sasvita
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Serangan ulat grayak (Spodoptera litura) merupakan salah satu permasalahan utama dalam budidaya tanaman bayam karena dapat menurunkan kualitas dan kuantitas produksi. Petani di Desa Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang umumnya masih menggunakan pestisida kimia sintetis dalam pengendalian hama. Salah satu alternatif pengendalian yang ramah lingkungan adalah pemanfaatan Beauveria bassiana sebagai agen pengendalian hayati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan Beauveria bassiana dalam pengendalian ulat grayak pada tanaman bayam. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret sampai Mei 2026 di Desa Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Beauveria bassiana berpotensi digunakan sebagai agen pengendalian hayati karena lebih ramah lingkungan dan dapat membantu mengurangi ketergantungan petani terhadap pestisida kimia sintetis. Aplikasi Beauveria bassiana pada tanaman bayam dilakukan melalui teknik penyemprotan dan didukung melalui kegiatan penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani. Dengan demikian, pemanfaatan Beauveria bassiana dapat mendukung budidaya pertanian berkelanjutan pada tanaman bayam.
SIKAP PETANI TERHADAP PEMANFAATAN REFUGIA UNTUK PHT PADI SAWAH DI BANDA MULIA Laila Kusumah; Nurliana Harahap; Wikka Sasvita
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 10, NO 3, 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v10i3.39056

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat sikap petani terhadap pemanfaatan tanaman refugia sebagai Pengendalian Hama Terpadu (PHT) padi sawah di Kecamatan Banda Mulia. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan kuesioner yang mencakup skala Likert empat poin. Sampel terdiri atas 36 pengurus kelompok tani yang dipilih secara purposif. Variabel sikap diukur menggunakan 15 butir pernyataan valid yang mencakup tiga komponen model sikap tricomponent, yaitu komponen kognitif (butir 1-5), afektif (butir 6-10), dan konatif (butir 11-15) mengacu pada teori Azwar (2016). Pengkategorian menggunakan garis kontinum Sugiyono (2019) dengan kriteria: Sangat Baik (76%), Baik (51-75%), Cukup (26-50%), dan Kurang (25%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa total skor aktual sikap petani secara keseluruhan adalah 1.799 dari skor maksimum 2.160 dengan persentase 83,29% berkategori Sangat Baik. Ketiga komponen sikap seluruhnya berada pada kategori Sangat Baik, meliputi kognitif 83,47%, afektif 82,36%, dan konatif 84,03%. Selain itu, 97,22% responden (35 dari 36) menunjukkan sikap keseluruhan Sangat Baik. Hasil ini mengindikasikan bahwa program penyuluhan yang dirancang berhasil membentuk sikap positif yang utuh pada sasaran petani, mencakup dimensi pemahaman, respon emosional, dan kecenderungan bertindak. Tingginya skor komponen konatif mengonfirmasi bahwa pemahaman dan perasaan positif diterjemahkan menjadi kecenderungan nyata untuk menerapkan PHT berbasis refugia.