Dwi Anggraini
Universitas Negeri Padang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Mewujudkan Rumah Warga Menjadi Rupiah: Workshop Pelatihan Standar Pengembangan Homestay oleh Kelompok Mahasiswa KKN UNP di Desa Sikalang, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto Deno Sanjaya; Daharnis Daharnis; Zahra Zea Callista; Dhea Indriani; Nadila Purnama Sari; Dwi Anggraini
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Sikalang memiliki potensi besar untuk mengembangkan homestay guna mendukung sektor pariwisata Kota Sawahlunto. Namun, masyarakat masih menghadapi kendala berupa minimnya pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran mengenai standar pengelolaan homestay yang layak huni. Kegiatan program kerja KKN UNP ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas masyarakat Desa Sikalang dalam mengembangkan potensi rumah mereka menjadi homestay yang berbasis kearifan lokal dan berdaya saing. Metode yang digunakan adalah penyampaian materi melalui ceramah interaktif oleh narasumber Ibu Hj. Kamsri Benty. M, SE selaku Ketua Perhimpunan Homestay Sumatera Barat (PHSB). Materi yang disampaikan mencakup konsep dasar homestay, klasifikasi, fasilitas, serta aspek pengelolaan dan pelayanan. Kegiatan ini diikuti oleh 23 orang pemilik rumah potensial dari empat dusun, yaitu Dusun Bukit Sibanta, Muaro Jaya, Kemiri, dan Tarandam. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh peningkatan pemahaman mengenai standar homestay dan termotivasi untuk memulai usaha, dengan 6 rumah menyatakan kesediaan untuk disurvei lebih lanjut sebagai homestay percontohan. Selain itu, teridentifikasi permasalahan infrastruktur berupa ketersediaan air bersih di Dusun Kemiri dan Tarandam yang bersumber dari kolam bekas tambang batu bara dan berdampak pada kelayakan homestay. Sebagai tindak lanjut, terbentuk sinergi antara PHSB, CSR PT. Bukit Asam, dan Pemerintah Desa Sikalang untuk memberikan pendampingan teknis, bantuan perlengkapan kamar, serta rencana survei kelayakan di Rumah Tinggi peninggalan Belanda di Dusun Kemiri. Kegiatan workshop ini berhasil menjadi langkah awal yang strategis dalam mendorong pengembangan homestay berbasis masyarakat di Desa Sikalang, sekaligus membuka jalan bagi kolaborasi multi-pihak untuk mengatasi hambatan infrastruktur dan mendukung pertumbuhan pariwisata berkelanjutan di Kota Sawahlunto.