Agustina Efi
Universitas Negeri Padang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Prosesi Tiwah dan Pemberian Hewan Kurban (Pantan) pada Masyarakat Dayak Ngaju Kalimantan Tengah Dersa Yeni; Agustina Agustina; Agustina Efi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat Dayak Ngaju melaksanakan Tiwah sebagai upacara sakral untuk mengantarkan roh orang meninggal menuju alam kedamaian abadi. Pemberian hewan kurban menjadi bagian utama yang tidak terpisahkan dari rangkaian ritual ini. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan Tiwah, jenis hewan yang dikorbankan, tata cara pemberiannya, serta makna yang terkandung di dalamnya. Penulis menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan mengumpulkan data melalui studi pustaka dan wawancara mendalam bersama tokoh adat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hewan kurban bukan sekadar sesajen, melainkan memiliki fungsi ganda: sebagai bekal perjalanan roh, sarana penyucian, simbol ketulusan, dan pengikat persatuan sosial. Nilai ekonomi dan etika juga melekat dalam praktik ini, sehingga masyarakat menyesuaikan pelaksanaannya agar tetap relevan dengan kondisi zaman tanpa menghilangkan esensi sakralnya.
Bahasa Pasambahan dalam Budaya Melayu Kampar, Riau Upik Kurniawati; Agustina Agustina; Agustina Efi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasambahan merupakan salah satu tradisi lisan yang memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat Kampar sebagai bagian dari budaya Melayu Riau. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pengertian, fungsi, struktur, serta nilai-nilai yang terkandung dalam pasambahan, sekaligus menyoroti tantangan pelestariannya di era modern. Pasambahan tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi adat dalam berbagai kegiatan seperti pernikahan, penyambutan tamu, dan musyawarah, tetapi juga sebagai media penyampaian nilai kesopanan, penghormatan, dan norma sosial. Secara struktural, pasambahan terdiri dari pembukaan, isi, dan penutup, dengan ciri khas penggunaan bahasa kiasan, pantun, serta ungkapan simbolik yang memiliki nilai estetika tinggi. Selain itu, pasambahan mengandung nilai-nilai penting seperti nilai religius, pendidikan, kebersamaan, dan kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun. Namun, di tengah arus globalisasi, tradisi ini menghadapi tantangan berupa menurunnya minat generasi muda. Oleh karena itu, diperlukan upaya pelestarian melalui pendidikan, pelatihan, serta dokumentasi agar pasambahan tetap lestari sebagai identitas budaya masyarakat Kampar.