Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Risiko dan Perbaikan Berkelanjutan Sistem Kerja dengan Pendekatan Metode HIRADC di PT XYZ Indah Styorini; Rudy Effendi Lisyanto; Muhamad Fatchan
Jurnal Siber Multi Disiplin Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Siber Multi Disiplin (April - Juni 2026)
Publisher : Siber Nusantara Research & Yayasan Sinergi Inovasi Bersama (SIBER)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jsmd.v4i1.691

Abstract

Tingginya intensitas proses produksi di sektor manufaktur sering kali disertai potensi bahaya kerja yang dapat mengancam keselamatan dan kesehatan pekerja. PT XYZ merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang produksi susu, di mana aktivitas operasionalnya melibatkan penggunaan mesin, bahan kimia, dan pekerjaan berulang yang memiliki tingkat risiko tinggi terhadap kecelakaan kerja. Berdasarkan hasil observasi awal, ditemukan sejumlah potensi bahaya di area produksi seperti lantai licin, risiko terjepit mesin, paparan kebisingan, serta kemungkinan pekerja terbentur benda keras. Data kecelakaan kerja perusahaan dalam beberapa tahun terakhir juga menunjukkan adanya insiden Lost Time Accident dan First Aid, yang menandakan bahwa sistem pengendalian risiko masih perlu diperkuat. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menganalisis tingkat risiko, menyusun rekomendasi pengendalian yang tepat berdasarkan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control dan menyusun usulan perbaikan berkelanjutan sistem kerja  Metode ini digunakan untuk menilai bahaya secara sistematis melalui tahapan identifikasi, penilaian, dan pengendalian risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada sejumlah risiko yang termasuk dalam kategori tinggi dan ekstrem yang memerlukan penanganan yang lebih serius. Rekomendasi pengendalian difokuskan pada rekayasa teknis, pengendalian administratif, serta penggunaan alat pelindung diri untuk menurunkan tingkat risiko. Penerapan pengendalian tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas K3 dan mendukung tercapainya zero accident.