Fitriyani Fitriyani
Institut Sains dan Bisnis Atma Luhur

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

A Comparative Performance Analysis of Naïve Bayes, LSTM, and BiLSTM with Data Balancing Techniques for Sentiment Analysis of EasyCash Application Reviews Fitri Abelia; Fitriyani Fitriyani
International Journal Software Engineering and Computer Science (IJSECS) Vol. 6 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Lembaga Otonom Lembaga Informasi dan Riset Indonesia (KITA INFO dan RISET) - Lembaga KITA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/ijsecs.v6i1.6862

Abstract

This study compares the performance of Naïve Bayes, Long Short-Term Memory (LSTM), and Bidirectional LSTM (BiLSTM) models in sentiment analysis of EasyCash application reviews, with data balancing techniques applied throughout the process. The dataset was collected from the Google Play Store and processed through cleaning, tokenization, stemming, and normalization. Sentiment labeling classified reviews into positive, neutral, and negative categories. To address class imbalance, the Synthetic Minority Oversampling Technique (SMOTE) was applied prior to model training. Feature extraction was conducted using TF-IDF, and models were evaluated on accuracy, precision, recall, and F1-score. Naïve Bayes outperformed both LSTM and BiLSTM, producing higher accuracy and more stable results across evaluation metrics. The findings suggest that simpler machine learning models can be more effective than deep learning approaches when working with limited and imbalanced datasets. Careful data preprocessing, appropriate balancing techniques, and deliberate model selection remain central to achieving reliable sentiment classification performance in fintech applications.
Penerapan Metode Rapid Application Development Pada Sistem Informasi Helpdesk Pengajuan Perbaikan Hardware Cha Cha Gracia Evelyn; Fitriyani Fitriyani
Jurnal Minfo Polgan Vol. 15 No. 1 (2026): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v15i1.16060

Abstract

Pengelolaan pelaporan kerusakan perangkat keras dilingkungan kerja yang masih dilakukan secara manual dapat menyebabkan penumpukan data, kesulitan dalam pelacakan status perbaikan, dan risiko kehilangan riwayat servis. Kendala pada infrastruktur teknologi informasi yang tidak segera ditangani dapat menghambat produktivitas karyawan dan memperlambat alur operasional instansi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang platform layanan bantuan (helpdesk) berbasis web guna menangani permohonan servis perangkat keras yang mengotomatisasi proses pelaporan kerusakan, pemantauan status perbaikan secara real-time, dan pengarsipan data perbaikan yang lebih terstruktur. Metode penelitian yang digunakan adalah Rapid Application Development (RAD). Metode ini merupakan teknik rekayasa perangkat lunak yang mengutamakan kecepatan siklus pengerjaan secara iteratif (berulang) dalam durasi yang ringkas, guna memastikan produk akhir selaras dengan spesifikasi yang diminta user. Pendekatan ini juga dipadukan dengan pemodelan Unified Modeling Language (UML) untuk memvisualisasikan rancangan sistem. Sistem ini dikembangkan dengan memanfaatkan bahasa pemrograman PHP serta sistem basis data MySQL. Hasil penelitian ini menghasilkan sebuah aplikasi berbasis web helpdesk yang memungkinkan karyawan mengajukan tiket perbaikan dan teknisi melakukan pembaruan status perbaikan serta mengelola laporan secara efisien. Kesimpulannya penerapan metode RAD terbukti sangat tepat untuk menciptakan platform digital yang menjawab tuntutan aktivitas operasional instansi dengan waktu pengerjaan yang efisien, sekaligus meningkatkan transparansi kinerja tim teknis dalam menjaga kelayakan aset perusahaan.
Evaluasi Tingkat Kematangan Domain Deliver and Support (DS) Menggunakan COBIT 4.1 Verlita Ramadiya; Fitriyani Fitriyani
Jurnal Minfo Polgan Vol. 15 No. 1 (2026): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v15i1.16061

Abstract

Perkembangan digitalisasi yang semakin cepat mendorong perusahaan untuk menerapkan tata kelola TI yang efektif guna menunjang keberlangsungan bisnis secara berkelanjutan. Pengelolaan infrastruktur jaringan menjadi salah satu bagian penting dalam operasional perusahaan karena berperan langsung dalam ketersediaan layanan sistem informasi. Network Operation Center merupakan pusat kendali yang bertugas memantau, mengelola, serta memastikan infrastruktur jaringan guna memastikan kelancaran operasional perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kematangan tata kelola TI dalam divisi Network Operation Center (NOC) di PT. Artamedia Citra Telematika menggunakan framework COBIT 4.1 khususnya pada domain Deliver and Support (DS). Metode penelitian yang dilakukan mencakup pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner yang diberikan kepada responden yang memiliki pemahaman mendalam mengenai operasional NOC. Data yang didapatkan kemudian dianalisis untuk mengetahui tingkat kematangan (as-is). Berdasarkan hasil analisis, diperoleh tingkat kematangan pada domain Deliver and Support (DS) sebesar 2,90 yang mengindikasikan bahwa proses berada pada level 3 yaitu Defined Process, dimana prosedur dan proses pengelolaan layanan TI telah terdokumentasi dan didefinisikan dengan baik. Pihak perusahaan berharap tingkat kematangan berada pada level 4, yaitu Manage and Measurable. Peneliti memberikan beberapa rekomendasi untuk terus meningkatkan kinerja NOC, seperti memperkuat pemantauan kinerja jaringan secara real-time, meningkatkan kemampuan dalam melakukan analisis data jaringan, melakukan pelatihan secara berkala, mengembangkan sistem manajemen insiden yang lebih komprehensif, dan menerapkan praktik terbaik dalam pengelolaan perubahan konfigurasi jaringan.
Evaluasi Kinerja Layanan Klaim Pensiun Dengan Domain Monitor and Evaluate (ME) Solu Venita Nopalia; Fitriyani Fitriyani
Jurnal Minfo Polgan Vol. 15 No. 1 (2026): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v15i1.16062

Abstract

Peningkatan teknologi informasi yang pesat menuntut instansi layanan publik untuk bertansformasi digital guna meningkatkan efisensi administrasi, termasuk dalam prosedur pengajuan klaim pensiun di PT Taspen (Persero) Pangkalpinang telah mengimplementasikan sistem Taspen One Hour Online Service (TOOS) sebagai solusi inovatif, namun kinerjanya perlu dievaluasi secara berkala untuk pengukuran tingkat kematangan (maturity level) kinerja layanan klaim pensiun dengan memfokuskan analisis di domain Monitor and Evaluate (ME) dalam kerangka kerja COBIT 4.1. Domain ini dengan pertimbangan bahwa urgensinya dalam mengawasi pemantauan kinerja, pengendalian internal, kepatuhan terhadap regulasi, serta efektivitas tata kelola secara menyeluruh. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa penyebaran kuesioner kepada pegawai pengelola layanan. Data yang terkumpul dianalisis berdasarkan kematangan pada 4 (empat) sub-domain, yaitu ME1, ME2, ME3, ME4. Hasil penelitian menunjukkan prosedur telah terdokumentasi dan terstandarisasi namun belum sepenuhnya diukur secara kuantitatif. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa rekomendasi perbaikan strategis untuk mengoptimalkan pengawasan sistem informasi guna mencapai level 4 (Managed and Measurable). Dengan demikian instansi dapat menjamin layanan klaim pensiun yang lebih transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan peserta di masa depan.
Model Pembobotan Kriteria Teknis Dan Simple Additive Weighting Dalam Pemilihan Mitra Usaha Jasa Reklamasi Harri Muslim; Fitriyani Fitriyani
Jurnal Minfo Polgan Vol. 15 No. 2 (2026): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v15i2.16186

Abstract

Pemilihan mitra usaha pada kegiatan reklamasi memerlukan evaluasi yang komprehensif, khususnya pada aspek teknis dan biaya yang sering dinilai secara subjektif akibat belum adanya standar pembobotan yang terukur. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model pembobotan kriteria teknis dalam pemilihan mitra usaha jasa reklamasi dengan mengintegrasikan pendekatan expert judgment terstruktur dan metode Simple Additive Weighting (SAW) dalam kerangka Multiple-Criteria Decision Making (MCDM). Model dikembangkan dengan melibatkan 5 alternatif melalui identifikasi 4 kriteria utama dan 12 subkriteria teknis yang divalidasi oleh 3 pakar berpengalaman di bidang reklamasi dan kehutanan. Proses pembobotan dilakukan menggunakan pendekatan agregasi pendapat pakar berbasis normalisasi bobot, sedangkan metode Simple Additive Weighting (SAW) digunakan untuk proses evaluasi dan perangkingan alternatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mitra B memperoleh nilai preferensi tertinggi sebesar 0,914, unggul dibandingkan dengan Mitra A (0,898) dengan selisih 0,016 poin. Analisis uji sensitivitas menunjukkan bahwa perubahan bobot hingga ±10% tidak mengubah peringkat utama, sehingga model dinilai stabil. Kriteria teknis, khususnya ketersediaan peralatan dan kapabilitas SDM, menjadi faktor dominan dalam menentukan hasil. Kontribusi utama penelitian ini adalah pengembangan model pembobotan kriteria teknis yang lebih kontekstual pada industri reklamasi, dengan struktur hierarki dan indikator yang lebih spesifik dibandingkan dengan model seleksi vendor umum. Model ini mampu meningkatkan objektivitas, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengambilan keputusan proses pemilihan mitra reklamasi.